Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: F 272, b8099ok, ginting, FRD, artoodetoo, y_anjasrana

Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2727
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Pboyz97 »

Hello SMers sekalian. Kali ini saya akan kembali mereview sebuah mobil, yg menjadi tunggangan baru di keluarga saya untuk daily, yaitu toyota yaris joker TRD Sportivo 2019. Mobil ini dibeli bulan oktober lalu, seharga 245 jt (dari harga asli 270 jt) dengan warna putih

Background
Diawali dengan keinginan bokap buat nambah mobil hatchback biar gampang parkir kalo masuk mall, dan bisa masuk ke gang - gang sempit, maka dimulailah pencarian kandidat untuk mobil jenis tersebut. Kriterianya adalah baru, merek jepang, dimensi gak terlalu gede, dan jenisnya compact hatchback. Setelah beberapa lama, akhirnya tersisa 2 kandidat, yang cukup membuat galau, yaitu M2 GT FL (sblm FL model sekarang) dan Yaris joker . Namun, dengan berat hati Mazda 2 harus tereliminasi karena exterior yg udh mulai keliatan outdated , parts yg mahal dibanding lawan2nya, dan bangku row 2 nya yg sempit, padahal hampir SPK mobil itu seandainya yaris joker gak diskon gede kek waktu saya beli pas oktober kemarin. Maka in the end , terpilihlah yaris joker sebagai mobil hatchback untuk mendampingi mobil2 lainnya yg sudah terlebih dahulu hadir (Xpander, AN CX5, CRV RW) untuk wara wiri ke mall biar gampang parkir, dan buat ganjil genap hehehe. Saat ini , mobil tersebut sudah memasuki odo 4.000 km dengan waktu pemakaian 4 bulan, dan saya pakai daily rumah- kampus bersama dengan mobil sebelumnya yaitu mitsu xpander , yg reviewnya bisa dilihat disini viewtopic.php?t=27237, yg hampir dijual tahun ini kalau tidak halangan karena buat bokap rada limbung dan rasa suspensinya terlalu keras buat nyokap. Now. let's go to the review

History
2006
Yaris pertama kali masuk Indonesia tahun 2006, dengan sebutan yaris bakpao , karena bentuknya yg bulet kek bakpao. Yaris bakpao hadir dalam varian E , S , dan , S limited, dimana S limited menjadi pioneer hatchback dengan fitur lengkap, karena sudah dilengkapi dengan start stop engine dan tombol audio disetir yg menjadi fitur canggih untuk compact hatchback pada masa itu

Image

2008
TAM melakukan improvement pada yaris bakpao, dengan menambah varian J sebagai varian entry level dibawah tipe E, dan menambahkan aksesoris spion di sen sebagai standar
Image
2009
Yaris bakpao mendapat facelift pertama, dengan perubahan di grill, desain lampu depan belakang, dan velg, dengan improvement , foglamp sudah menjadi standar di tipe E keatas, serta tipe J dan E sudah mendapat rear spoiler bawaan sebagai standarnya . Kemudian, tahun 2011, yaris mendapat varian baru, yaitu varian TRD sportivo, dengan harga yg lebih mahal dari tipe S limited, dengan perbedaan di tampilan bodykit dan velg yg lebih sporty daripada varian lainnya
Image

2012
Merupakan facelift terakhir dari yaris bakpao. Perubahannya sama, yaitu di grill, head lamp - foglamp, dan pada tipe S dan S limited, mendapat spoiler yg berukuran lebih besar seperti tipe J dan E . Terdiri dari varian J, E, S, S limited, dan TRD Sportivo
Image

2014
TAM meluncurkan yaris generasi terbaru, yaitu yaris lele, karena bentuk grillnya yg seperti kumis lele hehehe. Terdiri dari varian E , G , dan TRD Sportivo. Perubahan ada di sektor interior dan exteriornya, tapi dengan mesin yg sama dengan model sblmnya yaitu 1 NZ FE dengan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.
Image

2017
Yaris lele mendapat sedikit facelift, yaitu dengan perubahan pada aksesoris serta mendapat mesin baru yaitu 2 NR FE dengan transmisi CVT 7 percepatan. Dan setahun kemudian, yaitu 2018, TAM meluncurkan yaris heykers, yg merupakan yaris bergaya crossover dan di tempatkan diatas varian TRD sebagai top trim dari yaris lele
Image

2018
Yaris meluncurkan generasi terbarunya, yaitu yaris joker. Hadir dalam varian E, G dan TRD Sportivo, yaris joker diharapkan dapat bersaing di kelas hatchback dengan improvement pada exterior, interior dan fiturnya. Rival - rivalnya antara lain adalah Honda Jazz GK5, Mazda 2 Skyactiv , Kia Rio, Hyundai I20 , dan Suzuki Baleno Hatchback
Image

Exterior
Karena masih memakai basis yg sama dengan yaris lele, maka tak heran jika bentuknya juga tidak jauh beda dengan yaris lele, yaris joker sedikit lebh panjang daripada yaris lele
Image
Tapak depan, terlihat sangar dan agresif, tetapi tetap enak dilihat
Image
Tapak samping, sedikit lebih panjang daripada yaris lele , tetapi terlihat lebih agresif secara desain daripada yaris lele

Image
Tapak belakang , yg terlihat sama agresifnya dengan bagian depan, apalagi ditambah dengan rear spoiler berukuran besar menambah kesan agresif pada mobil ini

Interior
Secara desain, interior mobil ini gak jauh berbeda dari yaris lele
Image
Well, cukup baik, namun terasa paling plain jika dibandingkan dengan GK5 atau Mazda 2
Image
Image
Doortrim, dengan kualitas yg cukup baik, ditambah dengan red stitching menambah kesan agresif di mobil ini hehehe

Image
Rem tangan masih model otot, dan terdapat glove box , yg lumayan lah ya buat nyimpen barang2 di mobil

Image
Terdapat 2 cup holder , yg mana cukup practical

Image
Doortrim sisi pengemudi

Image
Tuas transmisi

Image
Desain setir yg cukup baik, sayangnya gak bisa telescopic (naik turun),serta fiturnya cukup lengkap. Kiri buat atur volume dan ganti track lagu / channel radio , dan kanan untuk mengatur MID, cuma minus Cruise control aja
Image
Laci yg berukuran cukup besar, walaupun gak sebesar yaris bakpao

Image
Bagasi yg cukup luas, walaupun blm seluas jazz GK5

Image
Lampu kabin yg sayangnya masih halogen, blm LED

Fitur
Yaris joker ini fiturnya cukup lengkap. Mobil ini sudah dilengkapi dengan keyless entry, AC Digital, start stop engine, tombol audio disetir, paddle shift, HU monitor touchscreen. Untuk fitur safety, mobil ini sudah dilengkapi dengan 7 airbags, ABS, EBD, BA, dan VSC sebagai standar which is salah 1 yg terlengkap di kelasnya
Image
Sudah dilengkapi dengan 2 mode berkendara, yaitu sport mode dan eco mode, serta pengatur ketinggian lampu yg berada di posisi paling kanan

Image
Tampilan HU

Image
Image
FItur di Head unitnya cukup lengkap

Image
Tampilan radio
Image
Image
Image
Settings
Image
Pengaturan suara saat mobil dikunci dan seberapa keras suara tersebut

Image
AC Digital yg cukup dingin

Fitur tambahan di mobil ini juga cukup banyak, terutama di MIDnya
Image
Tampilan speedo yg biasa biasa saja, tapi tertolong dengan fiturnya yg lengkap, paling kanan ada indikator konsumsi BBM rata2, lama berkendara, odo, suhu luar, rata2 kecepatan, dan trip A serta Trip B

Image
Image
Image
Image
Menu settings
Image
Pengaturan bahasanya cukup beragam
Image
Pengaturan satuan konsumsi BBM
Image
Option untuk menanyakan mau memakai eco driving / tidak
Image
Harga rata2 bbm dan konsumsi bbm terakhir

Image
Image
Image
Image
Image

Fitur di menu settings lainnya

Image
Fitur di eco mode
Image
Grafik perkembangan konsumsi BBM tiap hari
Image
3 Konsumsi BBM teririt selama pemakaian
Image
Rata2 konsumsi bbm berdasarkan rentang waktu

Image
Menu informasi berkendara
Image
Cukup irit, dalkot bisa 1: 13,3
Image
Pengaturan jam dan suhu luar
Image
Speedo digital, walaupun bukan HUD
Image
Harga bbm yg dibeli terakhir , dan rata2 konsumsi BBM

Dibalik semua kelebihan itu , yaris punya kekurangan lain, yaitu lampu headlamp dan foglampnya masih halogen, untungnya projektor, masih kalah sm GK5 ,apalagi mazda 2 yg udh Projie LED

Driving Impression
Image
Kunci mobil
Image

Yaris joker ini memang bukan mobil yg fun to drive, setir minim feedback, limbung diatas 120 KPJ , putaran bawah rada bengek, ditambah lagi radius putarnya yg worse buat mobil kecil menambah kesan negatif buat driving impression mobil ini. Namun di sisi lain, mobil ini sangat nyaman bagi yang suka duduk di belakang, bantingan suspensinya terasa empuk , lebih empuk dibanding yaris lele dan mazda 2, serta mendekati GK5 keempukannya, serta cvt nya yg cukup sigap dan smooth, walaupun soal peforma masih blm bisa menandingi CVT milik GK5 + irit bbm. Mobil ini jauh lebih irit dibanding yaris lele, serta lebih irit dibanding xpander saya sebelumnya, dalkot bisa 1:15 , sedangkan xpander , kalo kaki sekolah cuma bisa 1:12 doang

Conclusion
Kelebihan:
- Desain exterior
- Airbag ada 7
- Fitur lumayan lengkap
- Irit bbm
- CVTnya oke buat daily driving
- Tarikan atasnya lumayan ngisi
- Row 2 dan bagasi lega
- AC Digital
- Nama besar toyota
- Easy to maintain

Kekurangan:
- Headlamp dan foglamp masih halogen
- No telescopic Steering
- Jok blm kulit
- tenaga putaran bawah & tengah agak kurang
- Radius putar kurang bagus buat ukuran compact hatchback

That's all of my review, thanks
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT (for sale) / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT

Tags:
mike22
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1244
Joined: 15 Nov 2010, 17:28
Daily Vehicle: K24 RM3

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by mike22 »

Kalo harga segitu mobilnya jadi worth sih, di kota sy yg dealernya dimonopoli jatohnya harga before disc hrg jkt 😌
Oya btw bensinnya ptmax ato plite om?
ak4ng
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 10361
Joined: 15 Aug 2010, 14:20
Location: smi, bdg, jawa barat
Daily Vehicle: Unimog

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by ak4ng »

Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
REAR-WHEEL DRIVE TO KEEP YOU MOVING FORWARD

INFO KOPI KLIK: KOPI MALABAR
FU27
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 739
Joined: 03 May 2017, 16:39
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Karimun Wagon R
Contact:

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by FU27 »

ak4ng wrote: ↑29 Jan 2020, 00:02 Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
Radius putarnya lele itu mirip banget sama radius putarnya ANKI, nah klo lihat review2, joker ini radius putarnya lebih ngaco dari lele.

BTW, row 2 lebih lega dari lele apa sama aja?
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 10803
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by ChZ »

FU27 wrote: ↑29 Jan 2020, 08:42
ak4ng wrote: ↑29 Jan 2020, 00:02 Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
Radius putarnya lele itu mirip banget sama radius putarnya ANKI, nah klo lihat review2, joker ini radius putarnya lebih ngaco dari lele.

BTW, row 2 lebih lega dari lele apa sama aja?
YarJok dan Sienta sama ngaco nya itu radius putar, kemarin minggu mindahin Sienta punya camer di parkiran aja berasa setirnya cekak banget.

ngalahin cekaknya setir Civic dan Golf yang emang buat handling. Civic cekak aja rasanya puter balik gak sependek itu pdhl lock to lock hanya 2.2x
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
sintoni
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3769
Joined: 05 Jun 2014, 20:03
Daily Vehicle: [cencored]

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by sintoni »

Nais ripiu om.

Ane sendiri pake Yaris lele yang masih 1NZ bulan depan pas 5 tahun.

Mobil ini yang paling ngeselin cuma lampu ga terang sma radius putar yang parah bener.

Kalau yang lain ya biasa2 aja sih, perawatan jg belom pernah ganti apa2 kecuali aki filter oli udara gitu doang. Haha.
dionfc
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 47
Joined: 26 Nov 2017, 10:46
Location: Jawa Timur
Daily Vehicle: Yaris

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by dionfc »

memang radius putar yang paling banyak di keluhkan, ane mau putar balik aja harus 2x mundur maju baru bisa lolos.
seperti baru belajar bawa mobil.
Rasuano
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 125
Joined: 31 Jan 2019, 21:18
Location: Bandung - Jakarta

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Rasuano »

Salam sesama pengguna yaris
Emang radius putarnya kacau, serasa bawa innova kalo mau muter atau lg di jalan2 sempit. Lucunya lagi eco indikator cuma ada di versi at/cvt dr tipe e smp trd
Lajur paling kanan HANYA UNTUK MENDAHULUI
marama
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 905
Joined: 04 Feb 2010, 15:44

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by marama »

karena pakai sienta, baca review om kok mirip2 ya rasanya terutama radius putarnya sama karakter CVTnya hahaha
FU27
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 739
Joined: 03 May 2017, 16:39
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Karimun Wagon R
Contact:

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by FU27 »

marama wrote: ↑29 Jan 2020, 11:06 karena pakai sienta, baca review om kok mirip2 ya rasanya terutama radius putarnya sama karakter CVTnya hahaha
Setau saya, sienta pakai platform yang sama dengan yaris lele/joker. Kaya Freed dengan Jazz GE
pengendiesel
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1160
Joined: 22 May 2016, 11:20

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by pengendiesel »

salam dari pengguna sienta om TS. sienta sama yaris satu platform kan ya. radius putar memang gak ada obatnya hahahaha
tapi kalo sudah biasa bawa sih sudah punya feeling ngambilnya seberapa.

kalo lemot, ane merasa sienta cvt ini kayak dr jekyll and mr hide.
kalo dibawa hemat banget bisa, dengan cara nginjak gasnya maksimal 5% saja dari speleng injekan gas yang ada.
pas mau ngebut dan nyalip2, nginjak gasnya gak boleh nanggung juga, perkiraan minimal 40-50%. ane sering joging bareng anki anf jalan lukot 2 jalur berlawanan dengan cara kayak gini. tapi kalo udah anps atawa crv turbo angkat tangan dah. kentjangnya puoooollll :big_exellent:

nah yang susah adalah di range injakan gas 5-40%...kencang nggak, boros iya :big_slap:
Jupiemx99
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 119
Joined: 09 Mar 2016, 12:49

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Jupiemx99 »

Pboyz97 wrote: ↑28 Jan 2020, 22:56

Image
AC Digital yg cukup dingin

Image
Penasaran aja. Di panel ac tidak ada front defogger. Tapi kalau dilihat di foto ada kisi2 front defogger. Apakah kisi2 itu keluar anginnya apa dummy?
trebla88
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 128
Joined: 06 Jun 2016, 17:35

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by trebla88 »

Salam dari pengguna yaris trd jg om tp tahun 2018
Sudah 17.255km
Pake oli unilopal 0w-20
Bensin pertalite pertabo kurang lebih 3:1
Pengalamannya kurang lebih selama ini:

~Radius putar kebangetan utk ukuran mobil hatchback
~tenaga lemes kalau di mode eco dan normal, sport aga mending,di cruising speed 80km/jam kalau mau salip mobil lain terasa lemes dan kaya ketahan
~sering gasruk polisi tidur dan fender depan
~iritnya boleh lah untuk luar kota cruising 80km/h rata2 dapet di atas 20km/l dari jkt ke cirebon atau sebaliknya
Screenshot_20200201-153445_Gallery.jpg
Screenshot_20200201-153445_Gallery.jpg (88.43 KiB) Viewed 905 times
maswewe
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 152
Joined: 28 Aug 2012, 19:21

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by maswewe »

Nice review, Om. Isteri saya pengguna setia Yaris, mulai bakpao hingga joker. Begitu keluar YJ, kita pinang, lalu jadi piaraan, menggantikan bakpao. Warnanya yang kayak apukat itu. Harga masih di puncak-puncaknya, no discount. TRD. Begitu datang, seminggu kemudian ganti kulit jok (bahkan sekarang yg fabric udah dibuang karna dimakan tikus saat disimpan).

Hampir semua yg om sebutkan sesuai dengan yg saya rasakan. Tapi, YJ bisa fun to drive, jika Om pencet mode S.

Soal radius putar, jujur, saya lebih pede berputar dengan ANF. Serius! Sepertinya radius putar ANF malah (terasa) lebih kecil dari Joker.

Sekarang sepertinya shock breaker udah bunyi2, saya akan klaim saat service. Semoga tidak hanya dapat edukasi...
maswewe
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 152
Joined: 28 Aug 2012, 19:21

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by maswewe »

Oh ya... lampu malam menurut saya kurang terang. Bawa mobil ini Sby Banyuwangi malam hari, agak tersiksa di daerah Leces-Jember, kalah dengan lampu dari mobil "lawan".
danisnug
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 66
Joined: 25 Apr 2016, 22:09

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by danisnug »

Nice review om, pernah nyoba ngitung konsumsi bbm full to full ndak om? kalo di mid irit juga ya, dibanding sama lele mesin 1nz

Saya pakai yaris lele jalan 85rb km sekarang. keluhan utama ganti shock dpn-blkg tiap jalan 40rb km, kampas depan jg 40rb km. selain itu ndak ada masalah buat saya. sejak tes drive udah ngeh kalo radius putarnya ambyar, jadi udah maklum..

fyi..pernah saya bandingin radius putarnya sama vios temen yang m/t (saya punya a/t), secara basis sama kan cuma vios ada pantatnya. ternyata putaran stir buat mentok lebih jauh vios temen saya, dan radius puternya pun kecilan vios ini

kalau lampu depan, saya ganti hid merk 2 angka yg 4300k 35 watt, dibanding halogen std jauh lebih terang dan udah jalan 3 tahun ini masih terang
zzzprince
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 336
Joined: 05 Dec 2016, 01:38

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by zzzprince »

Review-nya mantap om, jelas dan lengkap. Cuma mau tanya, selama pakai di dalkot gimana kualitas suspensi nya, apa bener konon lebih empuk daripada lele? Dan lukotnya gmn, kebetulan lagi pantau unit ini sbg kandidat buat dipake keliling jatim.. thanks
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2727
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Pboyz97 »

mike22 wrote: ↑28 Jan 2020, 23:48 Kalo harga segitu mobilnya jadi worth sih, di kota sy yg dealernya dimonopoli jatohnya harga before disc hrg jkt 😌
Oya btw bensinnya ptmax ato plite om?
Yes om, jadi worth bgt, apalagi harganya jadi 240 jt afte disc. Bensin kalau saya sih pakai dua2nya, tapi paling sering pakai pertamax om hehehe
ak4ng wrote: ↑29 Jan 2020, 00:02 Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
Radius putar jauh lebih bagus xpander om, saya pakai yaris joker ini dan xpander buat daily rumah- kampus, radius putarnya yaris joker ini kebangetan jeleknya buat mobil hatch, mirip2 innova yg dimensinya jauh lebih besar dibanding yaris joker ini
FU27 wrote: ↑29 Jan 2020, 08:42
ak4ng wrote: ↑29 Jan 2020, 00:02 Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
Radius putarnya lele itu mirip banget sama radius putarnya ANKI, nah klo lihat review2, joker ini radius putarnya lebih ngaco dari lele.

BTW, row 2 lebih lega dari lele apa sama aja?
Yes, sepertinya memang begitu, apalagi sasisnya masih sama kek yaris lele, cuma ganti bodi doang tok. Kalau row 2 11 12 ya sm lele, cuma di yaris joker ini, lebih lega sedikit row 2 nya daripada yaris lele
ChZ wrote: ↑29 Jan 2020, 10:16
FU27 wrote: ↑29 Jan 2020, 08:42
ak4ng wrote: ↑29 Jan 2020, 00:02 Om kalo boleh iseng and ada tempat nya, coba ukur radius putar nya, juga kalo boleh dibandingin radius putar nya sm expander. haturnuhun
Radius putarnya lele itu mirip banget sama radius putarnya ANKI, nah klo lihat review2, joker ini radius putarnya lebih ngaco dari lele.

BTW, row 2 lebih lega dari lele apa sama aja?
YarJok dan Sienta sama ngaco nya itu radius putar, kemarin minggu mindahin Sienta punya camer di parkiran aja berasa setirnya cekak banget.

ngalahin cekaknya setir Civic dan Golf yang emang buat handling. Civic cekak aja rasanya puter balik gak sependek itu pdhl lock to lock hanya 2.2x
Yes, mobil toyota menurut gw kok pada kurang ya steering feelnya (mulai dari avanza, innova, sienta, calya) kalau dibanding mobil lain yg sekelas menurut gw setirnya emg paling cekak, dan terasa plain dan boring kalo nyetir
sintoni wrote: ↑29 Jan 2020, 10:32 Nais ripiu om.

Ane sendiri pake Yaris lele yang masih 1NZ bulan depan pas 5 tahun.

Mobil ini yang paling ngeselin cuma lampu ga terang sma radius putar yang parah bener.

Kalau yang lain ya biasa2 aja sih, perawatan jg belom pernah ganti apa2 kecuali aki filter oli udara gitu doang. Haha.
Thank om

Setuju, kelemahan di yaris joker ini cuma ada di radius putar dan lampu yg blm LED kok, sisanya no complain. Bantingan empuk, nyaman, irit, udah gitu durable pula, odo dah 5.000 tapi blm ada masalah apa apa
dionfc wrote: ↑29 Jan 2020, 10:46 memang radius putar yang paling banyak di keluhkan, ane mau putar balik aja harus 2x mundur maju baru bisa lolos.
seperti baru belajar bawa mobil.
Yes, radius putar memang menjadi kekurangan yaris yg paling fatal menurut saya, karena dengan dimensi yg lebih kecil daripada MPV, harusnya yaris bisa memberi radius putar yg lebih baik daripada MPV yg dimensinya lebih bongsor

Rasuano wrote: ↑29 Jan 2020, 10:55 Salam sesama pengguna yaris
Emang radius putarnya kacau, serasa bawa innova kalo mau muter atau lg di jalan2 sempit. Lucunya lagi eco indikator cuma ada di versi at/cvt dr tipe e smp trd
Wah baru tau saya, karena blm pernah test drive yg MT nya sama sekali. Anyway thanks infonya om
marama wrote: ↑29 Jan 2020, 11:06 karena pakai sienta, baca review om kok mirip2 ya rasanya terutama radius putarnya sama karakter CVTnya hahaha
Ya karena mesin dan transmisinya sama persis om, cuma beda peformanya aja , karena secara bobot juga udh beda wkwkwk
FU27 wrote: ↑29 Jan 2020, 13:46
marama wrote: ↑29 Jan 2020, 11:06 karena pakai sienta, baca review om kok mirip2 ya rasanya terutama radius putarnya sama karakter CVTnya hahaha
Setau saya, sienta pakai platform yang sama dengan yaris lele/joker. Kaya Freed dengan Jazz GE
Yes, memang begitu, sienta = yaris yg ditinggiin
pengendiesel wrote: ↑29 Jan 2020, 14:47 salam dari pengguna sienta om TS. sienta sama yaris satu platform kan ya. radius putar memang gak ada obatnya hahahaha
tapi kalo sudah biasa bawa sih sudah punya feeling ngambilnya seberapa.

kalo lemot, ane merasa sienta cvt ini kayak dr jekyll and mr hide.
kalo dibawa hemat banget bisa, dengan cara nginjak gasnya maksimal 5% saja dari speleng injekan gas yang ada.
pas mau ngebut dan nyalip2, nginjak gasnya gak boleh nanggung juga, perkiraan minimal 40-50%. ane sering joging bareng anki anf jalan lukot 2 jalur berlawanan dengan cara kayak gini. tapi kalo udah anps atawa crv turbo angkat tangan dah. kentjangnya puoooollll :big_exellent:

nah yang susah adalah di range injakan gas 5-40%...kencang nggak, boros iya :big_slap:
Yes, saya juga lama2 terbiasa kok sm radius putarnya yaris joker yg jelek itu . Kalo lemot emg iya, dibanding xpander saya, putaran bawah yaris jauh lebih bengek dibanding xpander yg 4 AT. CVT memang enaknya digas dikit aja, karena rasio giginya pendek2 dan suka ganti gigi diputaran rendah (RPM 2.000 - 3.500) . Which is create efficient fuel consumption , kalo digas sih , saya tinggal pake mode sport aja terus pake paddle shift hehehe. Kalo CRV Turbo sih, saya juga punya dirumah, memang kenceng, tarikannya juga lumayan oke buat ukuran CVT


Jupiemx99 wrote: ↑29 Jan 2020, 15:03
Pboyz97 wrote: ↑28 Jan 2020, 22:56

Image
AC Digital yg cukup dingin

Image
Penasaran aja. Di panel ac tidak ada front defogger. Tapi kalau dilihat di foto ada kisi2 front defogger. Apakah kisi2 itu keluar anginnya apa dummy?
Keluar anginnya om hehehe
trebla88 wrote: ↑01 Feb 2020, 15:35 Salam dari pengguna yaris trd jg om tp tahun 2018
Sudah 17.255km
Pake oli unilopal 0w-20
Bensin pertalite pertabo kurang lebih 3:1
Pengalamannya kurang lebih selama ini:

~Radius putar kebangetan utk ukuran mobil hatchback
~tenaga lemes kalau di mode eco dan normal, sport aga mending,di cruising speed 80km/jam kalau mau salip mobil lain terasa lemes dan kaya ketahan
~sering gasruk polisi tidur dan fender depan
~iritnya boleh lah untuk luar kota cruising 80km/h rata2 dapet di atas 20km/l dari jkt ke cirebon atau sebaliknya
Screenshot_20200201-153445_Gallery.jpg
Wah salken juga om, sesama yaris trd owner. Yg saya rasakan sama seperti yg om diskripsikan diatas. Apalagi radius putarnya , kebangetan buat mobil hatchback, kalau irit sih, sangat irit om hehehe, dalkot aja bisa dapet 1:15 apalagi lukotnya. Terus juga gasruk juga sering, apalagi yarjok trd termasuk ceper dibanding Mazda 2 sky atau GK5

Poin yg saya bold saya setuju banget, ditambah lagi mobil ini juga limbung di kecepatan tinggi, 140 udah berat dan goyang dombret mobilnya, gak berani bawa lebih kenceng lagi, jauh dibanding GE8 dan xpander saya sebelumnya yg walaupun digeber ampe 180 KPJ masih stabil

maswewe wrote: ↑01 Feb 2020, 18:17 Nice review, Om. Isteri saya pengguna setia Yaris, mulai bakpao hingga joker. Begitu keluar YJ, kita pinang, lalu jadi piaraan, menggantikan bakpao. Warnanya yang kayak apukat itu. Harga masih di puncak-puncaknya, no discount. TRD. Begitu datang, seminggu kemudian ganti kulit jok (bahkan sekarang yg fabric udah dibuang karna dimakan tikus saat disimpan).

Hampir semua yg om sebutkan sesuai dengan yg saya rasakan. Tapi, YJ bisa fun to drive, jika Om pencet mode S.

Soal radius putar, jujur, saya lebih pede berputar dengan ANF. Serius! Sepertinya radius putar ANF malah (terasa) lebih kecil dari Joker.

Sekarang sepertinya shock breaker udah bunyi2, saya akan klaim saat service. Semoga tidak hanya dapat edukasi...
Iya sih om, kalau pake mode S dan paddle shift bisa jadi lebih fun to drive, tapi entah kenapa gak bantu banyak, CVT bengek khas toyota tetep gak bohong, apalagi RPM 2.000 - 3.000 dah minta ganti gigi aja rasanya, meraung kenceng tapi lari kaga :wkkk: , beda sm xpander dan GE8 saya yg tarikan tengah dan atasnya berasa kenceng walaupun tarikan bawahnya sama sama bengek hahaha
maswewe wrote: ↑01 Feb 2020, 18:38 Oh ya... lampu malam menurut saya kurang terang. Bawa mobil ini Sby Banyuwangi malam hari, agak tersiksa di daerah Leces-Jember, kalah dengan lampu dari mobil "lawan".
Setuju banget om, apalagi headlamp dan foglampnya masih halogen, rencananya mau saya ganti dengan LED di bagian headlamp dan foglampnya kalau ada waktu luang dan rejeki lebih
danisnug wrote: ↑01 Feb 2020, 19:24 Nice review om, pernah nyoba ngitung konsumsi bbm full to full ndak om? kalo di mid irit juga ya, dibanding sama lele mesin 1nz

Saya pakai yaris lele jalan 85rb km sekarang. keluhan utama ganti shock dpn-blkg tiap jalan 40rb km, kampas depan jg 40rb km. selain itu ndak ada masalah buat saya. sejak tes drive udah ngeh kalo radius putarnya ambyar, jadi udah maklum..

fyi..pernah saya bandingin radius putarnya sama vios temen yang m/t (saya punya a/t), secara basis sama kan cuma vios ada pantatnya. ternyata putaran stir buat mentok lebih jauh vios temen saya, dan radius puternya pun kecilan vios ini

kalau lampu depan, saya ganti hid merk 2 angka yg 4300k 35 watt, dibanding halogen std jauh lebih terang dan udah jalan 3 tahun ini masih terang
Wah bagusdeh kalau HIDnya awet, saya ada rencana ganti sih ke LED atau HID, karena gak terang blas lampu bawaannya.

Kalo full to full sih blm pernah ya, emg di MID irit om, bisa 1:13 keatas hehehe . Sya juga om, odo udh 5.000 dan sering hajar poldur dan jalan rusak blm ada masalah apapun
zzzprince wrote: ↑01 Feb 2020, 22:00 Review-nya mantap om, jelas dan lengkap. Cuma mau tanya, selama pakai di dalkot gimana kualitas suspensi nya, apa bener konon lebih empuk daripada lele? Dan lukotnya gmn, kebetulan lagi pantau unit ini sbg kandidat buat dipake keliling jatim.. thanks
Thanks om

Buat dalkot sih, suspensinya empuk, mendekati GK5 menurut saya. Kalau dibanding lele sih, yaris joker jauh lebih empuk dan lebih nyaman bantingan suspensinya, cuma kalau peforma dan tarikan mesin, yaris lele masih lebih baik dibanding joker

Kalo lukot sih cukup oke, lumayan stabil , cuma kalo dibawa agak kenceng (diatas 140 kpj) udh kerasa bgt limbungnya mobil ini, dan hati2 juga rawan gasruk, karena yaris joker , apalagi yg TRD terlihat lebih ceper dibanding GK5 dan Mazda 2 skyactiv
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT (for sale) / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
rozanov
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 32
Joined: 26 May 2017, 11:35
Location: Depok
Daily Vehicle: ANKI 2018

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by rozanov »

Limbung nya gimana om di atas 140 ? Punya saya masih enak enak aja... dan masih bisa ditarik sampe 170 an.. innova saya malah berat banget sampe 170

Saya selalu pake mode sport...lebih irit malahan....Kalau di tol geser ke M...karena kalau dah di atas 4000 rpm... paddle shift dah kagak nyahut... πŸ˜€πŸ˜€
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2727
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Pboyz97 »

rozanov wrote: ↑21 Feb 2020, 22:43 Limbung nya gimana om di atas 140 ? Punya saya masih enak enak aja... dan masih bisa ditarik sampe 170 an.. innova saya malah berat banget sampe 170

Saya selalu pake mode sport...lebih irit malahan....Kalau di tol geser ke M...karena kalau dah di atas 4000 rpm... paddle shift dah kagak nyahut... πŸ˜€πŸ˜€
Tarikannya udah berat dan bengek om, apalagi diatas 4000 rpm, sama mobil udah kerasa oleng kanan kiri . Wkwkwk
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT (for sale) / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
nimoo
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 358
Joined: 14 Nov 2015, 21:13
Location: Jakarta
Daily Vehicle: nmax

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by nimoo »

Bagus reviewnya om

Pernah nyetirin yaris lele punya sodara dan sehati sama si om πŸ˜‚

Radius putarnya ngeselin, mendingan fortuner sekalian karena tinggi jadi ga takut trotoar
Sama lampunya ga berasa kalo udah nyala

Ternyata blm ada improvement yaa :big_slap:
kandlcorp
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 248
Joined: 13 Feb 2020, 09:52
Location: banten
Daily Vehicle: wuling confero

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by kandlcorp »

mgkn yg bikin heran itu sih
uda cobain yaris bakpao dulu, wajar kalo limbung karena suspensi yg tergolong empuk, tapi konsekuensi yang bikin mobil limbung
nah ini yaris lele maupun joker, karakternya kan lebih dewasa..
lebih stiff.
tapi kok limbungnya ga ilang ya..
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2727
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Pboyz97 »

nimoo wrote: ↑27 Feb 2020, 14:38 Bagus reviewnya om

Pernah nyetirin yaris lele punya sodara dan sehati sama si om πŸ˜‚

Radius putarnya ngeselin, mendingan fortuner sekalian karena tinggi jadi ga takut trotoar
Sama lampunya ga berasa kalo udah nyala

Ternyata blm ada improvement yaa :big_slap:
Setuju om, rasanya gak berubah nih radius putarnya yaris joker sm lele, sama sama jelek buat ukuran hatchback, paling malesin kalo mesti muter balik di jalan yg agak sempit, kalo pake yaris mesti ambil ancang - ancang yg agak jauh biar kaga mentok, padahal di jalan yg sama pas pake xpander , fine2 aja tuh, gak perlu kuatir ambil ancang - ancang yg agak jauh kek di yaris joker ini.

Improvementnya banyak kok om hehehe, yg pasti lebih irit dan lebih empuk dibanding yaris lele hehe + lebih nyaman juga menurut saya dan airbangnya jadi 7 di yaris joker ini. Kalau lampu nya sih emg gak berasa, pengen saya ganti ke LED nih hahaha.
kandlcorp wrote: ↑27 Feb 2020, 15:43 mgkn yg bikin heran itu sih
uda cobain yaris bakpao dulu, wajar kalo limbung karena suspensi yg tergolong empuk, tapi konsekuensi yang bikin mobil limbung
nah ini yaris lele maupun joker, karakternya kan lebih dewasa..
lebih stiff.
tapi kok limbungnya ga ilang ya..
Kalo menurut saya sih, yaris bakpao lebih keras bantingannya dibanding yaris joker ini, berhubung pernah punya dari tahun 2006 - awal 2010. Yg pasti sih , yaris bakpao masih lebih mending dikit deh soal kestabilannya dibanding joker ini. Kalo bawa joker ini entah kenapa rasa nyetirnya hambar, apalagi dibanding sama xpander dan GE8 saya sebelumnya, yaris ini paling gak fun to drive diantara 2 mobil tersebut.

Kalo soal karakter sih, yaris joker emg lebih dewasa dibanding lele dan bakpao. Lebih empuk dan lebih nyaman dibanding lele dan bakpao


Soal limbung sih, saya kurang tau om, mungkin karena settingannya lebih empuk dibanding lele dan bakpao , makanya limbungnya gak hilang menurut pengamatan sotoy saya.
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT (for sale) / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
Pboyz97
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2727
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: CX5 Elite 2018

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by Pboyz97 »

UPDATE

10 months of owning experience

Tak terasa, sudah hampir 1 tahun pemakaian dari yaris joker TRD ini , sejak pembelian bulan Oktober 2019 lalu. Odometer saat ini ada di angka sekitar 10rban , dengan pemakaian harian jaktim- depok- bekasi- bogor - PP + mayoritas rute yang dilalui adalah rute tol + lumayan sering hajar polisi tidur dan jalan jelek juga. Sampai saat ini, tidak ada kendala apapun, baik overheat, mogok , rattling ,dsb, mobil masih fine dan oke banget kondisinya, serta saat ini, kondisi lebih sering diem di garasi, sejak maret kemarin karena pandemi Covid 19, dan kalaupun dipake, cuma dipanasin dan muter2 komplek aja + dipake buat keliling jakarta saja, jadi odonya gak nambah banyak sekarang, ditambah juga, bokap nyokap kalo kerja sekarang pake crv dan cx5,, sehingga yaris diistirahatkan dulu digarasi. Dan kalau ada yg menanyakan apakah mobil ini reliable? Absolutely yes, karena selama 10 bulan pemakaian ini, tidak ada masalah apapun, kecuali servis rutin dan ganti oli saja, jadi bisa saya simpulkan kalau yaris joker ini cukup reliable seperti kebanyakan mobil - mobil toyota lainnya. Kelebihan lain dari mobil ini ada di fitur safetynya yang cukup banyak, terutama airbagnya yang ada 7 which is terbanyak dikelasnya, dan ada di semua tipe. Tadinya hampir SPK M2 Skyactiv GT FL1 2019 yg airbagnya 6, tapi setelah melihat penurunan pada fl2 nya yg airbagnya didowngrade jadi 2 di tipe gtnya, jadi ada rasa bersyukur akhirnya SPK yaris joker TRD ini oktober tahun lalu hehehe

Selain itu, kelebihan mobil ini, ada di fiturnya yg surprisingly cukup lengkap, lebih baik daripada yaris lele maupun bakpao serta jazz GK5 ,walaupun blm sebagus M2 sky. Tapi mobil ini sudah dilengkapi start stop engine, keyless entry, tombol audio disetir, tombol pengaturan ketinggian lampu, dan fitur2 lain di MID yg surprisingly mengingatkan saya pada AN CX5 Elite yg hampir sama lengkapnya wkwkwk. Selain itu, bantingan mobil ini juga sangat nyaman, jauh lebih nyaman daripada yaris lele dan yaris bakpao, dan empuk, sehingga cocok buat daily baik dalkot maupun lukot. Ya 11 12 lah sm GK5, dan road noise dan BQ juga cukup baik, memang blm sebagus M2 ,tapi lebih baik daripada GK5. Namun, disisi lain, mobil ini juga punya beberapa kelemahan, paling fatal , radius putarnya yg gak kerasa bawa mobil hatchback, lebih terasa kek bawa ANKI atau ANF yg dimensinya jauh lebih besar daripada mobil ini, dan karena hal ini juga, bokap gak jadi tuker xpander sama yaris ini sesuai plan awal, dan akhirnya malah nambah wkwkwk. Dan juga kelemahan fatal lain ada di setirnya yg cuma tilt only, gabisa telescopic bikin posisi duduk di mobil ini agak sedikit kurang ergonomis. Selain itu, mobil ini juga gak fun to drive, serta feedback dan handlingnya juga payah, diatas 120 kpj udah kerasa limbung dan putaran bawah - tengahnya terasa bengek, pake paddle shift pun gak membantu banyak, ditambah lagi cvtnya yg agak kurang jika dibanding punya GK5 menambah kesan hambar ketika menyetir mobil ini. Namun, secara overall, saya puas dengan kelebihan dan kekurangan mobil ini, dari awalnya gak suka , karena gak fun to drive, radius putar jelek, dan agak limbung, cuma entah kenapa saya semakin sayang dengan mobil ini ,dan ingin mempertahankannya dalam waktu lama (setidaknya sampai 5 tahun mendatang).

Singkat cerita, mobil ini sempat mau dijual pada februari lalu , karena ada tawaran bagus dari teman bokap (210 - 220jt ),dan saya sudah membuat rencana untuk hunting M2 skyactiv GT 2017-2018 sebagai pengganti yaris, jika yaris joker ini laku nantinya, namun karena keburu pandemi, serta satu dan lain hal , mobil ini gajadi dijual dan tetep di keep sampe sekarang, oleh karena itu, saya berencana ingin menjadikan mobil ini sebagai daily dan project car, serta ingin dijadikan sebagai mobil modifikasi pertama saya, dengan wishlist sebagai berikut:
- Head dan foglamp LED (autovision or osram)
- HU pioneer or kenwood
- Audio full venom or flux
- Toyota red emblem
- Black sticker di kap mesin
- Acrilic Plate number
- Simotta power torque
- Velg HSR or Enkei RPF or TE37 (silver or bronze)
- LED stoplamp
- Foglamp belakang
- Stutbar dan stabilizer
- KNN relplacement filter
- Muffler HKS

Sepertinya, saya punya keinginan buat modif yaris ini dengan aliran sleeper. Sekian review tentang impresi dari 10 bulan pemakaian dari yaris joker ini, terima kasih
Past:
1NZFE 4AT / L15A 5AT / K24Z1 5AT / 2.0 Skyactiv 6AT / 4A91 4AT / 2NRFE CVT / K3VE 5MT / 1NRVE 5MT

Now:
2.5 SKYACTIV - G 6AT (for sale) / 1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT
erwinign
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2688
Joined: 19 Apr 2014, 10:45
Location: SRG

Re: Owning Experience and review : 4 months with All New Yaris TRD Sportivo CVT 2019

Post by erwinign »

Om, HL sama foglamp LED menurut saya merem osram sih wkwkwk. Warnanya sama kaya xtreme ultinon philips + sama2 25W (osram br launch gen LED baru yg tanpa kipas kl ga slh). LED stoplamp bukannya lampu rem+high mount stop lamp udah LED semua ya? Justru yg lele lampu rem belakang yg halogen, tapi high mount stoplamp yg udah LED CMIIW
Don't Judge The Book By It's Cover
Post Reply