[Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: F 272, b8099ok, ginting, FRD, artoodetoo, y_anjasrana

User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

[Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

35qsidefront.jpg
hmmm..mulai dari mana ya..
ok, sebelum baca review ini pastikan anda sudah baca thread review saya sebelumnya yang saya buat sekitar 4 tahun lalu : viewtopic.php?f=19&t=26824 , disitu sudah dipaparkan bagaimana awal mula saya beli mobil ini, dari mulai kepikiran untuk beli, pemilihan dan eliminasi kandidat sampai keputusan akhir untuk beli Toyota Camry 3.5Q ini, plus bagaimana saya beresin PR yang sudah pasti ada ketika kita beli mobil bekas, serta tentu saja review lengkap mulai dari exterior, interior, kualitas ride dll

Sekarang saya akan ceritakan secara user experience, sejak mulai pakai mobil ini sampai saya jual beberapa bulan lalu.


2017-2018, Honeymoon Period
35qback.jpg
Masa-masa ini adalah saat hampir semua tentang mobil ini terasa indah. Bagaimana tidak, sebelum pakai Camry 3.5Q, mobil harian yang saya pakai adalah Honda Brio 1.3 dan mobil terkencang yang pernah saya punya adalah Honda Accord CM5 dengan tenaga 160hp. Nyetir 3.5Q bener-bener serasa petrolhead heaven, power lebih besar 117 hp dari Accord CM5 plus raungan mesin V6 yang bikin kaki selalu pengen bejek aja, karena saking enaknya mobil ini begitu ketemu space lengang di jalan tol, sekali bejek dapet 180 kpj.
35qengine.jpg
interior02.JPG
Nyetir mobil ini akhirnya membuka mata saya yang dulu sangat mendewakan mobil dengan bantingan keras, bahwa mobil dengan bantingan empuk dengan set suspensi yang baik pun kualitas ride nya menyenangkan. Pada Camry, Suspensi belakang bukan torsion beam tapi multi link, so walaupun karakter suspensinya empuk tetap masih cukup menyenangkan diajak manuver
interior03.jpg
Masa-masa ini juga merupakan masa dimana saya lagi semangat-semangatnya ngebengkel. Beresin PR satu persatu itu rasanya asik banget, mulai dari tune-up, carbon clean, sampe beresin kaki-kaki di berbagai bengkel. Manfaat yang saya dapat adalah jadi tahu jenis dan karakteristik tiap bengkel berdasarkan spesialisasinya. Saya juga jadi ngerti diagnosa problem berdasarkan symptom nya, melalui knowledge yang didapat dari membaca forum web dan nonton youtube. Beberapa kali diagnosa yang saya perkirakan justru lebih tepat dari diagnosa bengkel. Intinya di masa honeymoon ini saya masih sangat kompromi dan forgiving dengan PR-PR mobil ini, karena troubleshoot nya relatif mudah dan murah

2018-2019, Realistic Period
Ini adalah periode dimana semua berangsur normal, karena mobil ini saya pakai harian, rasanya jadi sudah biasa. Nah disini mulai timbul problem, ternyata kaki-kaki Camry ini memang cukup ringkih, selama 2018 sampai akhir 2019 saya ganti shockbreaker 2 kali, ganti brakepad 2 kali, ganti komponen-komponen pritilan seperti link stabiliser, tierod, rackend, shock support dan bushing arm 2 kali. Sekali lagi, walaupun harganya sangat murah, tapi mulai merepotkan karena load dan tanggung jawab di kantor meningkat, makin sulit membagi waktunya. Untuk list harga, biar jelas saya kasih list nya ya :
- Shock absorber Rp.1,5 jt sepasang
- Shock Support Rp.400rb per pcs
- Brake pad Rp.400 rb sepasang
- Link Stabiliser Rp.500 rb sepasang
- Tierod Rp.500 rb sepasang
- Rackend Rp.700 rb sepasang
- Ball Joint Rp.350 rb per pcs
- Disc Brake Rp.600 rb sepasang
- dan lain-lain
Itu adalah pricelist parts aftermarket dengan kualitas yang bagus, klo mau dibawahnya lebih murah lagi.
Nah walaupun murah, tapi problematika diatas seakan tidak ada akhirnya, biasanya setiap 6 bulan ada aja yang bunyi di bagian kaki-kaki dan harus ngebengkel lagi.
Serviskakikaki.jpg
Sekitar bulan Agustus 2018, ketika sedang nyetir ke Cirebon, tiba2 temperatur naik dan saat dicek dikolong mobil sudah banjir, ternyata radiator mobil ini jebol di bagian upper tank nya. Akhirnya terdampar dipinggir jalan kayak Fitra Eri yang mobil Kona Electric-nya kehabisan Baterei. Langsung minta tolong temen untuk cari penggantinya di sentra onderdil disana dan ternyata..nggak ada yang nyetok, bahkan dealer Toyota sana pun nggak ada stok, rata-rata hanya nyetok yang punya tipe 2.4, yes radiator adalah salah satu parts yang berbeda antara versi 2.4 dan 3.5. Akhirnya panggil montir dan cuma bisa diakalin dengan ditambal dan diikat kawat. Saya memberanikan diri utk balik ke jakarta dangan cara nyetir yang harus smooth dan tidak digeber diatas 3000 rpm. Cuma bisa gigit jari melihat Fortuner dan Pajero Dokar yang biasanya saya ayam-ayamin merajalela di tol cipali. Sampai jakarta langsung ganti upper tank radiator, DC Rp.1,7 juta.

Untuk yang berminat owning Camry 3.5Q harus diperhatikan parts & komponen yang tidak common dengan tipe 2.4, diantaranya ; Radiator, CV-Joint (As Roda), seluruh komponen transmisi dan seluruh komponen engine berikut engine mounting nya, karena harga parts yang tidak sama tersebut berbeda jauh dengan versi 2.4, contoh satu set As Roda (Drive Shaft/CV Joint) utk tipe mesin 2.4 harganya 3-4 jutaan, sedangkan tipe 3.5Q harganya bisa 12-13 jutaan.

Karena saya baik hati, ini saya infokan beberapa trouble shooting Toyota Camry yang DC nya cukup mengerikan, ini tidak hanya versi 3.5Q saja ya, namun kasus yang sama sering terjadi di tipe 2.4 :
- Drive Shaft / as roda (tipe 3.5) = 10-15 juta
- Balancer Shaft (tipe 2.4 & 3.5) = 10-15 juta
- Sensor ABS (tipe 2.4) = diatas 20 juta
- Overhaul / turun mesin atau transmisi (2.4 & 3.5) = 10-20 juta
Untungnya kasus diatas tidak terlalu sering terjadi dan satupun tidak terjadi di mobil saya, just info biar nanti klo ada yang mengalami nggak kaget.

2020-2021, UGAL Period
35qsidebaclclose.jpg
Ini adalah masa dimana saya sudah seperti menyatu dengan mobil ini, udah paham karakternya, udah tau potensi kerusakannya apa aja dan cara menghindarinya, dan udah tau berapa biayanya jika bagian tersebut bermasalah. So yang ada hanyalah Enjoyment, tiap ketemu jalan lengang saya bejek, tiap ada yang agresif di tol saya main-mainin, saya tinggal, terus tungguin, pas dia mendekat saya tinggal lagi. Saya juga jadi sering nyoba jalan Tol Baru dan rela mengambil jalan memutar demi lewat tol, ya karena sebegitu enaknya mobil ini, kencang tapi bantingannya empuk. Pernah balapan sama BMW F30 di tol Andara, pas section yang ada tikungan dia didepan, tapi begitu masuk section yang bumpy dia braking dan saya melenggang tanpa mengurangi kecepatan, menyalip dia dan menjauh.

Disaat itulah saya kepikiran untuk mendokumentasikan my Enjoyment Feeling ini, karena sayang aja, lumayan untuk dilihat-lihat lagi nanti pas sudah pensiun, dan tempat aman jika hard drive rusak adalah, Youtube. Maka di akhir tahun 2020 saya putuskan untuk membuat Channel Youtube dengan nama yang terlintas begitu saja di kepala saya, yaitu "OM UGAL" https://www.youtube.com/c/OMUGAL

Untuk konsep Channel, saya terinspirasi oleh Channel "Cars on Autobahn", dimana viewing angle-nya adalah POV, karena penonton seakan melihat dan merasakan langsung sensasi dari sisi driver.

Sebuah Channel yang simple, nggak banyak omongan berbusa-busa sambil menjelaskan bentuk mobil, tidak bertele-tele menjelaskan fitur yang sudah ada di brosur dan tidak sok bahas karakter mobil padahal cuma test drive jalan pelan dan putar-putar kompleks...Just Pure Performance Driving. Karena konten seperti ini sensitif dengan peraturan, makanya sebisa mungkin saya bikin konten di tol yang traffic-nya lengang dan tidak ada speed cam-nya.

Karena memang ini Channel untuk Enjoyment, saya tidak pernah berharap banyak yang nonton apalagi subscribe. Namun ternyata yang nonton banyak juga, dan tanpa sepengetahuan saya Channel tersebut sudah memenuhi kriteria monetisasi karena Subs nya sudah lebih dari 1500, dan beberapa video ditonton sampai puluhan ribu views..Wow, nggak nyangka..hahaha..

Late 2021 - Farewell
35qsideback.jpg

Banyak cerita dari para Petrolhead, bahwa kita seakan bisa berkomunikasi dengan mobil kesayangan kita. Percaya nggak percaya sih, tapi setelah menjadikan mobil ini sebagai daily driver selama 4 tahun baru saya merasa cerita-cerita itu benar. Sebetulnya sampai saat terjual, kondisi mobil ini sangat sehat, terutama mesin dan transmisinya, hanya problem minor kambuhan di kaki-kaki yang troubleshootnya murah. Namun seakan si Mobil ngomong sama saya, "Hey Bro, I love to run fast, but I'm old.. if you keep pushing me like hell, I'm afraid of getting broken".

From that moment, I never push this car to the limit anymore, dan menyadari bahwa mobil kesayangan saya yang sudah berumur 14 tahun ini sudah harus diperlakukan dan dirawat dengan baik dan halus, mesin V6 nya hanya menjadi penopang kenyamanan dan kehalusan berkendara, dan kalau beruntung, mobil ini akan jadi Future Classic ditengah makin langka-nya mobil "biasa" bermesin V6 saat ini.
interior00.jpg
Saya pun merasa mobil ini sudah tidak bisa diupgrade lagi potensinya, karena Mobil ini memang terlahir dengan potensi hampir maksimal, nyaris tidak ada performance parts yang bisa mendongkrak performanya secara signifikan. Versi lebih ganas dari mobil ini yaitu TRD Aurion hanya dibuat 600 unit di Australia dan Toyota tidak pernah menjual Supercharger kit-nya secara terpisah. Belum lagi mobil ini berpenggerak roda depan (FWD) yang punya limitasi power ke roda depan. Intinya saya sudah menggeber mobil ini sampai batasnya, makanya saya rela melepas mobil ini. Ditambah memang saya dan isteri pun sudah merasa saatnya penyegaran penghuni garasi, biar makin semangat kerja.

Prestasi terbaik mobil ini selama saya geber di Tol adalah mengalahkan Half-Breed AMG, C43 dan GLE43 AMG, walaupun bukan menang power, tapi menang adu selap-selip :D

Topspeed terkencang yang pernah saya capai dengan mobil ini adalah 238 km/h, dimana terdapat speed limiter pada kecepatan tersebut
topspeed35q.jpg
Sedangkan Akselerasi 0-100 km/h mobil ini berdasarkan pengetesan terakhir sebelum mobilnya dijual adalah 7,7 detik
https://youtu.be/yMTLC-wp5q8
Oke mungkin segitu aja final review saya about Toyota Camry 3.5Q V6 ini, jika ada pertanyaan silahkan kita obrolin bareng di thread ini
Increase speed = increase Risk
User avatar
Suryaputra
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3582
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Bandung
Daily Vehicle: L15Z1

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Suryaputra »

Pertamax mbah! :mky_02:
*Colek me if I'm wrong
adriangaut
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 416
Joined: 04 Feb 2017, 08:38
Location: Jakarta - Bandung
Daily Vehicle: 1988 300E MT
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by adriangaut »

Wow sedih juga ya bacanya perpisahan sama mobil kesayangan
Masih jadi salah satu mobil impian saya btw, japanese V6 landbarge wkwk

Kaki”nya ringkih juga ya Camry ini gak sampe setahun dah ganti” komponen

Dulu saya ada Camry XV30 berasanya rem kurang pakem, tipe 2.4G

Kalo 3.5Q ini gimana oom remnya?
qushay20019
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 867
Joined: 06 Dec 2016, 03:50
Location: Makassar

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by qushay20019 »

Ane juga ngerawat sedan usia 14 taun om, & ane setuju banget yg om tulis di bagian honeymoon itu, bhw dgn ngerawat mobil tua, kita jadi tau keunggulan & keterbatasan tiap bengkel, baik beres atopun spesialis.
Ane jg sepakat kalo udah kenal dgn karakter mobil, kita jadi tau kalo ada masalah sedikit aja, seakan2 mobilnya lagi ngeluh. Ini jg mbuktikan bhw filosofi jinba ittai bisa didapat apapun kendaraan kita, gak harus merek M yg khas dgn soul red nya itu :big_peace: (disklemer: ane jg user si merek M; no flaming plis)

BTW, minta update nya dong om Jose klo udah dapet gantinya si 3.5Q ini. Tulisan2 om seru, soalnya :big_exellent:
Suka Amsoil Signature Series? Mari ke:
Toped: https://tokopedia.link/olibagusmks
IG: www.instagram.com/olibagusmks
toleTompel
Visitor
Visitor
Posts: 8
Joined: 19 Mar 2010, 20:53

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by toleTompel »

Om jose klo shock rekomen toyota,kyb ato tokico ya om... Yang sering rusak shock depan ato belakang om? Thx
KielConstantine
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1385
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by KielConstantine »

Akhirnya farewell goodbye jg ya bro sama si camry.. mayan ud nemenin 4 taon . Boleh lah di share total ngerawatan abisin brapa duit slama 4 taon trakhir kalo inget wkwk

Btw, itu youtube pake goPro di strap dijidat ya ? Mayan jernih sih. Editnya pake software apa ? Ane sempet mikir mau bikin konten POV driving kek gitu jg , buat memori aja taro youtube bahahaha
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:
User avatar
adiputra4
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 293
Joined: 06 Oct 2017, 11:05

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by adiputra4 »

Se pengalaman ane pernah miara mobil ini selama 3 thn.. asal pake parts ori nya kaki2 nya bs lebih awet om.. di toko2 itu banyak yg blg barangnya ori toyota baik shock absorb/bushing2/link2.. tp nyatanya umurnya gak lama..

lain cerita pas ane pake parts dr auto2000.. jauh lebih awet om umurnya, walaupun harganya emg lbh mahal

masalah drive shaft ini emg paling sering.. penyebabnya dr karet boot yg sobek, masuk kotoran dan grease nya kering.. dan pastikan kalo ganti karet boot beli di beres aja, kualitas karetnya jauh2 lbh bagus bs tahan lama.. dibanding kawe2 yg ngaku ori sebulan jg paling dah sobek lg :weekk:
toleTompel
Visitor
Visitor
Posts: 8
Joined: 19 Mar 2010, 20:53

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by toleTompel »

adiputra4 wrote:Se pengalaman ane pernah miara mobil ini selama 3 thn.. asal pake parts ori nya kaki2 nya bs lebih awet om.. di toko2 itu banyak yg blg barangnya ori toyota baik shock absorb/bushing2/link2.. tp nyatanya umurnya gak lama..

lain cerita pas ane pake parts dr auto2000.. jauh lebih awet om umurnya, walaupun harganya emg lbh mahal

masalah drive shaft ini emg paling sering.. penyebabnya dr karet boot yg sobek, masuk kotoran dan grease nya kering.. dan pastikan kalo ganti karet boot beli di beres aja, kualitas karetnya jauh2 lbh bagus bs tahan lama.. dibanding kawe2 yg ngaku ori sebulan jg paling dah sobek lg :weekk:
Kalo kaki2 persamaan hampir sama dgn yg 2400 cc om? Kecuali as roda kata di atas
jessboy
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 235
Joined: 09 May 2017, 10:09
Location: jabodetabek
Daily Vehicle: mobil bekas
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by jessboy »

mantap om review dan sharing infonya :big_exellent:
ternyata emang kaki2 camry ringkih sekali ya sampe 6 sebulan sekali ke bengkel :big_cry:
tapi harga partnya terjangkau juga ya, kirain bakalan mahal :big_think:
Mencari referensi info mobil bekas yang akurat dan terpercaya
User avatar
pendoli
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 718
Joined: 01 Jan 2016, 21:51

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by pendoli »

Mantep omm pasti sedih harus berpisah 😭
fl4b1e
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 239
Joined: 27 Dec 2015, 22:18

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by fl4b1e »

luarr biasa keren reviewnya Om Jose.. Camry 3.5Q ini bener2 menggugah. Dulu kantor saya ada neh Camry. dan dibawa ke Bandung, wah, si driver lari 160 di lajur kiri.

Boleh tau gantinya jadi apa? RWD kayak Crown, atau pabrikan baling2 biru putih, atau pabrikan lingkaran 4 yang dah pakai quattro supaya bisa merasakan fun to drive?

Sekali lagi.. mantap reviewnya, dan farewell tuk legendary 3.5Q..
silenzo
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 40
Joined: 28 May 2021, 23:02

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by silenzo »

Mantap om. Sepengalaman kita. Melihara Camry = memelihara kaki2 😁
User avatar
adiputra4
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 293
Joined: 06 Oct 2017, 11:05

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by adiputra4 »

toleTompel wrote: 28 Dec 2021, 20:12
adiputra4 wrote:Se pengalaman ane pernah miara mobil ini selama 3 thn.. asal pake parts ori nya kaki2 nya bs lebih awet om.. di toko2 itu banyak yg blg barangnya ori toyota baik shock absorb/bushing2/link2.. tp nyatanya umurnya gak lama..

lain cerita pas ane pake parts dr auto2000.. jauh lebih awet om umurnya, walaupun harganya emg lbh mahal

masalah drive shaft ini emg paling sering.. penyebabnya dr karet boot yg sobek, masuk kotoran dan grease nya kering.. dan pastikan kalo ganti karet boot beli di beres aja, kualitas karetnya jauh2 lbh bagus bs tahan lama.. dibanding kawe2 yg ngaku ori sebulan jg paling dah sobek lg :weekk:
Kalo kaki2 persamaan hampir sama dgn yg 2400 cc om? Kecuali as roda kata di atas
yup, mirip2 aja om
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3373
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by kunaskun »

akselerasi 0-100 7,7 detik? bused. old but sleeper apalagi kalau debadged. pantesan gerobak sayur ngebul di trans jawa diayam2in.
Pboyz97
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3299
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: HRV E CVT 2018

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Pboyz97 »

nice review om, salah 1 dream car saya, desainnya timeless dan masih enak dilihat sampe sekarang hehehe, sayang udh dijual, semoga dapet pengganti yg lebih baik ya om
Past:
1NZFE 4AT/L15A 5AT/K24Z1 5AT/2.0 Skyactiv 6AT/4A91 4AT/2NRFE CVT/K3VE 5MT/1NRVE 5MT/2.5 SKYACTIV - G 6AT

Now:
1.5 VTEC Turbo CVT / L15Z1 CVT / 8AR-FTS 6AT
User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

Suryaputra wrote: 28 Dec 2021, 18:01 Pertamax mbah! :mky_02:
Mantap pih :big_love:
adriangaut wrote: 28 Dec 2021, 18:07 Wow sedih juga ya bacanya perpisahan sama mobil kesayangan
Masih jadi salah satu mobil impian saya btw, japanese V6 landbarge wkwk

Kaki”nya ringkih juga ya Camry ini gak sampe setahun dah ganti” komponen

Dulu saya ada Camry XV30 berasanya rem kurang pakem, tipe 2.4G

Kalo 3.5Q ini gimana oom remnya?
masalah kaki-kaki memang ringkih, tapi yang paling berpengaruh adalah tipikal nyetir drivernya, saya memang nyetirnya rada sruntulan, banyak pengguna camry yg nyetirnya kalem membuktikan kaki-kakinya awet

masalah rem dari review awal memang sudah saya notice bahwa remnya kurang gigit. Ya bayangin aja disc brake dan brake pad nya sama persis dengan yang tipe 2.4, padahal powernya beda jauh
qushay20019 wrote: 28 Dec 2021, 18:21 Ane juga ngerawat sedan usia 14 taun om, & ane setuju banget yg om tulis di bagian honeymoon itu, bhw dgn ngerawat mobil tua, kita jadi tau keunggulan & keterbatasan tiap bengkel, baik beres atopun spesialis.
Ane jg sepakat kalo udah kenal dgn karakter mobil, kita jadi tau kalo ada masalah sedikit aja, seakan2 mobilnya lagi ngeluh. Ini jg mbuktikan bhw filosofi jinba ittai bisa didapat apapun kendaraan kita, gak harus merek M yg khas dgn soul red nya itu :big_peace: (disklemer: ane jg user si merek M; no flaming plis)

BTW, minta update nya dong om Jose klo udah dapet gantinya si 3.5Q ini. Tulisan2 om seru, soalnya :big_exellent:
betul om, terutama jika problemnya berasal dari kaki2 dimana pada mobil jepang tidak terdeteksi oleh scan/OBD. Kadang bengkel/montir justru bisa salah diagnosa, makanya sering sekali lihat keluhan orang yang sudah ngikutin saran montir/bengkel tapi kaki-kakinya masih bunyi [emo-mark-A]

klo om suka baca beberapa biografi para petrolhead, banyak dari mereka yang mobil kesayangannya justru mobil yang secara spek dan karakteristik bukan mobil yang bagus handlingnya [emo-me-too]

dalam waktu dekat mobil penggantinya bakal saya review om, tapi jangan kaget ya karena tipikal mobilnya beda 180 derajat dari Camry 3.5Q :upss:

Thanks om udah mampir & komen
toleTompel wrote: 28 Dec 2021, 19:22 Om jose klo shock rekomen toyota,kyb ato tokico ya om... Yang sering rusak shock depan ato belakang om? Thx
beda karakter om, Kyb keras, tokico empuk, balik ke preferensi dan kebutuhan masing2. Klo saya prefer tokico karena empuk, sesuai dengan karakter mobilnya
Increase speed = increase Risk
User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

KielConstantine wrote: 28 Dec 2021, 19:35 Akhirnya farewell goodbye jg ya bro sama si camry.. mayan ud nemenin 4 taon . Boleh lah di share total ngerawatan abisin brapa duit slama 4 taon trakhir kalo inget wkwk

Btw, itu youtube pake goPro di strap dijidat ya ? Mayan jernih sih. Editnya pake software apa ? Ane sempet mikir mau bikin konten POV driving kek gitu jg , buat memori aja taro youtube bahahaha
khusus buat om Kiel ane jabarkan biaya2nya :big_cat:

Maintenance Rutin :
Servis Rutin : per 5000 km, mileage saat beli 99k km, sampe 160k km = 10,530,000
Flushing /kuras matic = 1,200,000,-
Ganti oli Matic = 290,000 x 3 kali = 870,000
Carbon Clean = 800,000
MAF sensor cleaning = 200,000
Filter AC = 100,000
Total : Rp.13,700,000

Cooling System :
Upper tank Radiator = 1,700,000,-
Fan Belt : 250,000 x 2 kali = 500,000,-
Total : Rp.2,200,000

Electrical
Accu : 1,200,000 x 2 kali = 2,400,000
Headlamp Phillips D4S : 1,600,000
Klakson tipe european : 200,000
Total : Rp.4,200,000

kaki2 :
Servis Besar kaki2, include all bushing, 2 kali : 2,500,000 + 3,500,000,- = 6,000,000,
Ban Achilles 2233 : 3,000,000 per set x 2 kali = 6,000,000
Shock Breaker 1,500,000 x3 = 4,500,000
Spooring Balancing : 300,000 x 8 = 2,400,000
Link Stabiliser : 500,000 x3 = 1,500,000
Shock Support : 400,000 x3 = 1,200,000
Engine mounting atas = 800,000
Tierod : 500,000
Long tierod / rackend : 700,000
Ball joint : 350,000 x 2 = 700,000
Disc Brake : 600,000
Brake pad : 400,000 x 3 = 1,200,000
Boot as roda : 150,000 x 4 = 600,000
Bearing : 385,000
Total : Rp.27,085,000

Jasa
Total Jasa : kira2 Rp.2,000,000

GRAND TOTAL : Rp.49,185,000,-

jika ada yang terlewat pun selisihnya tidak akan lebih dari Rp.5 juta :big_cat:
Gak mahal lah untuk sebuah mobil nyaman, fitur lengkap dan bertenaga 277 hp, UGAL-ready :mky_04:

Btw setelah liat komen2 om Kiel, gue bersyukur waktu itu nggak ngambil W204, karena ternyata biaya ngurus mobil yurop bekas sangat mengerikan :big_biglaugh:

----------------------------
utk video ugal, gopro ditaruh dijidat pake headstrap utk gopro, edit cuma pake hape iphone dengan aplikasi iMovie atau VN. Bikin lah om, biar seru :big_exellent:
Increase speed = increase Risk
User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

adiputra4 wrote: 28 Dec 2021, 20:01 Se pengalaman ane pernah miara mobil ini selama 3 thn.. asal pake parts ori nya kaki2 nya bs lebih awet om.. di toko2 itu banyak yg blg barangnya ori toyota baik shock absorb/bushing2/link2.. tp nyatanya umurnya gak lama..

lain cerita pas ane pake parts dr auto2000.. jauh lebih awet om umurnya, walaupun harganya emg lbh mahal

masalah drive shaft ini emg paling sering.. penyebabnya dr karet boot yg sobek, masuk kotoran dan grease nya kering.. dan pastikan kalo ganti karet boot beli di beres aja, kualitas karetnya jauh2 lbh bagus bs tahan lama.. dibanding kawe2 yg ngaku ori sebulan jg paling dah sobek lg :weekk:
ada yang bilang begitu, tapi faktor cara bawa driver juga ngaruh dan kebetulan gaya nyetir saya rada ugal & seruntulan, wajar sih kaki2 cepet glodakan :upss:

masalah drive shaft memang klo belum parah bisa ganti boot as rodanya saja
jessboy wrote: 28 Dec 2021, 20:26 mantap om review dan sharing infonya :big_exellent:
ternyata emang kaki2 camry ringkih sekali ya sampe 6 sebulan sekali ke bengkel :big_cry:
tapi harga partnya terjangkau juga ya, kirain bakalan mahal :big_think:
faktor cara bawa driver juga ngaruh ke keawetan kaki2 dan kebetulan gaya nyetir saya rada ugal & seruntulan, wajar sih kaki2 cepet problem :upss:
untungnya harga fast moving parts nya mirip2 innova :big_cat:

btw thanks for comment om
pendoli wrote: 28 Dec 2021, 20:29 Mantep omm pasti sedih harus berpisah 😭
Lumayan sedih om, tapi untungnya mobil ini harganya cukup terjangkau, jadi klo nanti kangen bisa beli lagi :mky_08:

fl4b1e wrote: 28 Dec 2021, 20:33 luarr biasa keren reviewnya Om Jose.. Camry 3.5Q ini bener2 menggugah. Dulu kantor saya ada neh Camry. dan dibawa ke Bandung, wah, si driver lari 160 di lajur kiri.

Boleh tau gantinya jadi apa? RWD kayak Crown, atau pabrikan baling2 biru putih, atau pabrikan lingkaran 4 yang dah pakai quattro supaya bisa merasakan fun to drive?

Sekali lagi.. mantap reviewnya, dan farewell tuk legendary 3.5Q..
Thank you om :big_comfort:

gantinya mobil yang lebih baru, tapi speknya dibawah camry 3.5Q dan bukan mobil yang sering dijalanan. Bukan mobil eropah juga, karena gara2 komen2 om Kiel jadi berpikir ulang utk meminang sebuah janda eropa. Nanti di review om, tunggu aja :mky_03:
silenzo wrote: 28 Dec 2021, 20:54 Mantap om. Sepengalaman kita. Melihara Camry = memelihara kaki2 😁
bener bgt om, mungkin 70% problem camry datangnya dari sektor kaki-kaki :mky_04:
Increase speed = increase Risk
User avatar
Duvebriliant0
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 665
Joined: 07 Feb 2016, 16:03
Daily Vehicle: 2L 4 Banger

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Duvebriliant0 »

Jose wrote: 29 Dec 2021, 01:58
adriangaut wrote: 28 Dec 2021, 18:07 Wow sedih juga ya bacanya perpisahan sama mobil kesayangan
Masih jadi salah satu mobil impian saya btw, japanese V6 landbarge wkwk

Kaki”nya ringkih juga ya Camry ini gak sampe setahun dah ganti” komponen

Dulu saya ada Camry XV30 berasanya rem kurang pakem, tipe 2.4G

Kalo 3.5Q ini gimana oom remnya?
masalah kaki-kaki memang ringkih, tapi yang paling berpengaruh adalah tipikal nyetir drivernya, saya memang nyetirnya rada sruntulan, banyak pengguna camry yg nyetirnya kalem membuktikan kaki-kakinya awet

masalah rem dari review awal memang sudah saya notice bahwa remnya kurang gigit. Ya bayangin aja disc brake dan brake pad nya sama persis dengan yang tipe 2.4, padahal powernya beda jauh
Disc brake gapernah geter om? buat mobil segede dan se powerful itu :mky_01:
It's better to drive a slow car fast than a fast car slow

ZRE143R
TGN140R
KielConstantine
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1385
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by KielConstantine »

Jose wrote: 29 Dec 2021, 02:54 khusus buat om Kiel ane jabarkan biaya2nya :big_cat:

Maintenance Rutin :
Servis Rutin : per 5000 km, mileage saat beli 99k km, sampe 160k km = 10,530,000
Flushing /kuras matic = 1,200,000,-
Ganti oli Matic = 290,000 x 3 kali = 870,000
Carbon Clean = 800,000
MAF sensor cleaning = 200,000
Filter AC = 100,000
Total : Rp.13,700,000

Cooling System :
Upper tank Radiator = 1,700,000,-
Fan Belt : 250,000 x 2 kali = 500,000,-
Total : Rp.2,200,000

Electrical
Accu : 1,200,000 x 2 kali = 2,400,000
Headlamp Phillips D4S : 1,600,000
Klakson tipe european : 200,000
Total : Rp.4,200,000

kaki2 :
Servis Besar kaki2, include all bushing, 2 kali : 2,500,000 + 3,500,000,- = 6,000,000,
Ban Achilles 2233 : 3,000,000 per set x 2 kali = 6,000,000
Shock Breaker 1,500,000 x3 = 4,500,000
Spooring Balancing : 300,000 x 8 = 2,400,000
Link Stabiliser : 500,000 x3 = 1,500,000
Shock Support : 400,000 x3 = 1,200,000
Engine mounting atas = 800,000
Tierod : 500,000
Long tierod / rackend : 700,000
Ball joint : 350,000 x 2 = 700,000
Disc Brake : 600,000
Brake pad : 400,000 x 3 = 1,200,000
Boot as roda : 150,000 x 4 = 600,000
Bearing : 385,000
Total : Rp.27,085,000

Jasa
Total Jasa : kira2 Rp.2,000,000

GRAND TOTAL : Rp.49,185,000,-

jika ada yang terlewat pun selisihnya tidak akan lebih dari Rp.5 juta :big_cat:
Gak mahal lah untuk sebuah mobil nyaman, fitur lengkap dan bertenaga 277 hp, UGAL-ready :mky_04:

Btw setelah liat komen2 om Kiel, gue bersyukur waktu itu nggak ngambil W204, karena ternyata biaya ngurus mobil yurop bekas sangat mengerikan :big_biglaugh:

----------------------------
utk video ugal, gopro ditaruh dijidat pake headstrap utk gopro, edit cuma pake hape iphone dengan aplikasi iMovie atau VN. Bikin lah om, biar seru :big_exellent:
Wowww thanks om :off_good_job:

Komprehensif banget seh ini .. mantep om jose sampe afal smua angka2 + titik koma nya . Musti dibookmark dulu ini jadi kitab suci :frm_salut:

Ternyata odo pake lumayan tinggi jg ya sampe 160k . Nambah 60k selama dipake 4 taon . Dan itu running costnya termasuk ok loh, wajar wajar aja .

Ane pake BMW 6 cylinder ud nginjek 4.5 taon, buat running cost abis 100jt kayanya (itung kasar) kondisi jg full bone stock. Di camry 3.5 cuman stengahnya :big_weee:

Btw noted om softwarenya . iMovie sama VN video editor ya :big_okay:
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:
User avatar
sahabatq8
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 197
Joined: 26 Sep 2021, 17:49
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Nissan Xtrail

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by sahabatq8 »

Mantap om skill dan nyalinya, + 150 hp tuh bisa kalahin C43 :big_exellent:
IG: @sahabatq8
Q8 OFFICIAL STORE
Tokped: https://tokopedia.link/q8oils
Shopee: https://shopee.co.id/q8indonesia
Blibli: Q8 store official store
User avatar
Suryaputra
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3582
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Bandung
Daily Vehicle: L15Z1

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Suryaputra »

KielConstantine wrote: 29 Dec 2021, 10:41
Jose wrote: 29 Dec 2021, 02:54 khusus buat om Kiel ane jabarkan biaya2nya :big_cat:

Maintenance Rutin :
Servis Rutin : per 5000 km, mileage saat beli 99k km, sampe 160k km = 10,530,000
Flushing /kuras matic = 1,200,000,-
Ganti oli Matic = 290,000 x 3 kali = 870,000
Carbon Clean = 800,000
MAF sensor cleaning = 200,000
Filter AC = 100,000
Total : Rp.13,700,000

Cooling System :
Upper tank Radiator = 1,700,000,-
Fan Belt : 250,000 x 2 kali = 500,000,-
Total : Rp.2,200,000

Electrical
Accu : 1,200,000 x 2 kali = 2,400,000
Headlamp Phillips D4S : 1,600,000
Klakson tipe european : 200,000
Total : Rp.4,200,000

kaki2 :
Servis Besar kaki2, include all bushing, 2 kali : 2,500,000 + 3,500,000,- = 6,000,000,
Ban Achilles 2233 : 3,000,000 per set x 2 kali = 6,000,000
Shock Breaker 1,500,000 x3 = 4,500,000
Spooring Balancing : 300,000 x 8 = 2,400,000
Link Stabiliser : 500,000 x3 = 1,500,000
Shock Support : 400,000 x3 = 1,200,000
Engine mounting atas = 800,000
Tierod : 500,000
Long tierod / rackend : 700,000
Ball joint : 350,000 x 2 = 700,000
Disc Brake : 600,000
Brake pad : 400,000 x 3 = 1,200,000
Boot as roda : 150,000 x 4 = 600,000
Bearing : 385,000
Total : Rp.27,085,000

Jasa
Total Jasa : kira2 Rp.2,000,000

GRAND TOTAL : Rp.49,185,000,-

jika ada yang terlewat pun selisihnya tidak akan lebih dari Rp.5 juta :big_cat:
Gak mahal lah untuk sebuah mobil nyaman, fitur lengkap dan bertenaga 277 hp, UGAL-ready :mky_04:

Btw setelah liat komen2 om Kiel, gue bersyukur waktu itu nggak ngambil W204, karena ternyata biaya ngurus mobil yurop bekas sangat mengerikan :big_biglaugh:

----------------------------
utk video ugal, gopro ditaruh dijidat pake headstrap utk gopro, edit cuma pake hape iphone dengan aplikasi iMovie atau VN. Bikin lah om, biar seru :big_exellent:
Wowww thanks om :off_good_job:

Komprehensif banget seh ini .. mantep om jose sampe afal smua angka2 + titik koma nya . Musti dibookmark dulu ini jadi kitab suci :frm_salut:

Ternyata odo pake lumayan tinggi jg ya sampe 160k . Nambah 60k selama dipake 4 taon . Dan itu running costnya termasuk ok loh, wajar wajar aja .

Ane pake BMW 6 cylinder ud nginjek 4.5 taon, buat running cost abis 100jt kayanya (itung kasar) kondisi jg full bone stock. Di camry 3.5 cuman stengahnya :big_weee:

Btw noted om softwarenya . iMovie sama VN video editor ya :big_okay:
Mbah jose kan backgroundnya keuangan :mky_03:
Jd titik koma gtu mah piece of cake :ngacir:
*Colek me if I'm wrong
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 11411
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by ChZ »

wah kapan neh ditunggu review si merah :mky_03:

sayang kita gjd ketemu waktu itu penasaran blm pernah coba si merah :big_deal:

anyway soal kaki kaki camry XV40 ini emang dulu ane pernah ada temen yang angkut XV40 2.4V 2008 dan bener camry gen ini tuh entah kenapa mematahkan mitos soal toyota yang bulletproof krn sering banget ngebengkel beresin kaki. ampe dijual tuh msh ada bunyi di sekitaran pilar B yang ga tau asalnya dari mana.
Saya pun merasa mobil ini sudah tidak bisa diupgrade lagi potensinya, karena Mobil ini memang terlahir dengan potensi hampir maksimal, nyaris tidak ada performance parts yang bisa mendongkrak performanya secara signifikan. Versi lebih ganas dari mobil ini yaitu TRD Aurion hanya dibuat 600 unit di Australia dan Toyota tidak pernah menjual Supercharger kit-nya secara terpisah. Belum lagi mobil ini berpenggerak roda depan (FWD) yang punya limitasi power ke roda depan. Intinya saya sudah menggeber mobil ini sampai batasnya, makanya saya rela melepas mobil ini. Ditambah memang saya dan isteri pun sudah merasa saatnya penyegaran penghuni garasi, biar makin semangat kerja.
wwwkwkwk tapi bener mbah klo ane bilang obat bosen itu modif... kadang kita bosen lalu ngejual mobil itu karena udah mentok aja sebenernya gak ngerti mau diapain :big_biglaugh: jiwa petrolhead ingin ke bengkel tapi mobil sudah mentok.

dan di sini yang sulit dari mobil "jadul" NA macem kemri ini rata-rata udah mentok, potensi upgrade nya minim klo mau NA tanpa bongkar internal atau add on SC/Turbo maksimal paling 15% udah sangat bagus. rata-rata cuma dapet 10% walau uda full exhaust dan remap.

dan hp gain per rupiah nya gak mungkin bisa ngalahin modern turbocharged engines :mky_01: klo modern turbocharged engines replace part aja terus di tune ulang gain nya bisa 10% sendiri.

maka nya skrg buat ane yang penting beli mobil biar gak cepet bosen tuh yang performance part banyak masuk hitungan. buat apa fitur banyak tapi modif mentok sana-sini.
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

kunaskun wrote: 28 Dec 2021, 20:57 akselerasi 0-100 7,7 detik? bused. old but sleeper apalagi kalau debadged. pantesan gerobak sayur ngebul di trans jawa diayam2in.
pengalaman beberapa kali ketemu gerobak sayur, dari yang standar sampai yang ngebul, rata-rata hanya berani bejek sampe 180-190 km/h, karena diatas itu udah masuk teritori aerodinamika sedan atau crossover eropah. Tapi gak tau deh klo ketemu gengnya Family man, mungkin lain cerita :D
Pboyz97 wrote: 28 Dec 2021, 23:27 nice review om, salah 1 dream car saya, desainnya timeless dan masih enak dilihat sampe sekarang hehehe, sayang udh dijual, semoga dapet pengganti yg lebih baik ya om
Camry 3.5Q kemurahan utk jadi dream car om, apalagi dengan kapasitas om pboys yg doyan gonta ganti mobil :upss:
Increase speed = increase Risk
User avatar
Jose
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 433
Joined: 02 Jan 2008, 12:19
Location: Southern Batavia
Daily Vehicle: Toyota Camry V6 35Q Mitsubishi Xpander Chevrolet Trax
Contact:

Re: [Final Review] 4 tahun bersama Camry 3.5Q V6

Post by Jose »

ChZ wrote: 29 Dec 2021, 11:57 wah kapan neh ditunggu review si merah :mky_03:

sayang kita gjd ketemu waktu itu penasaran blm pernah coba si merah :big_deal:

anyway soal kaki kaki camry XV40 ini emang dulu ane pernah ada temen yang angkut XV40 2.4V 2008 dan bener camry gen ini tuh entah kenapa mematahkan mitos soal toyota yang bulletproof krn sering banget ngebengkel beresin kaki. ampe dijual tuh msh ada bunyi di sekitaran pilar B yang ga tau asalnya dari mana.
Saya pun merasa mobil ini sudah tidak bisa diupgrade lagi potensinya, karena Mobil ini memang terlahir dengan potensi hampir maksimal, nyaris tidak ada performance parts yang bisa mendongkrak performanya secara signifikan. Versi lebih ganas dari mobil ini yaitu TRD Aurion hanya dibuat 600 unit di Australia dan Toyota tidak pernah menjual Supercharger kit-nya secara terpisah. Belum lagi mobil ini berpenggerak roda depan (FWD) yang punya limitasi power ke roda depan. Intinya saya sudah menggeber mobil ini sampai batasnya, makanya saya rela melepas mobil ini. Ditambah memang saya dan isteri pun sudah merasa saatnya penyegaran penghuni garasi, biar makin semangat kerja.
wwwkwkwk tapi bener mbah klo ane bilang obat bosen itu modif... kadang kita bosen lalu ngejual mobil itu karena udah mentok aja sebenernya gak ngerti mau diapain :big_biglaugh: jiwa petrolhead ingin ke bengkel tapi mobil sudah mentok.

dan di sini yang sulit dari mobil "jadul" NA macem kemri ini rata-rata udah mentok, potensi upgrade nya minim klo mau NA tanpa bongkar internal atau add on SC/Turbo maksimal paling 15% udah sangat bagus. rata-rata cuma dapet 10% walau uda full exhaust dan remap.

dan hp gain per rupiah nya gak mungkin bisa ngalahin modern turbocharged engines :mky_01: klo modern turbocharged engines replace part aja terus di tune ulang gain nya bisa 10% sendiri.

maka nya skrg buat ane yang penting beli mobil biar gak cepet bosen tuh yang performance part banyak masuk hitungan. buat apa fitur banyak tapi modif mentok sana-sini.
exactly :off_good_job:
cost per hp mobil ini bener2 gak worthed. makanya ane ganti yg pake keong, udah research ada potensi 25%-30% gain horsepower dengan cost yang cukup affordable

gara2 hotel di semarang pada penuh & harganya jadi nggak masuk akal, gagal deh kopdar..rasanya rugi menohok bayar hotel di semarang dengan rate hampir setara Apurva Kempinski Bali :off_no:

masalah kaki2..emang jadi momok di komunitas Camry..karena ada yang sudah bongkar total ganti parts baru eeh masih ada aja bunyi2 yang montir bengkel spesialis kaki-kaki aja bingung nggak tau dari mana bunyinya :big_biglaugh:

makanya klo gue sih, nyalain aja audio keras2, jadi bunyi nya nggak kedengaran :big_biglaugh:
Increase speed = increase Risk
Post Reply