Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: F 272, b8099ok, ginting, FRD, artoodetoo, y_anjasrana

Ichtyophile
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 207
Joined: 08 Aug 2016, 23:32

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by Ichtyophile »

Buat saya yg awam, ini mobil boleh lah. Adik saya punya yg manual, dashboard much2 better daripada taxilio pre-dashlift saya, udah ada heater dan defogger, lega banget untuk mobil segede itu, pandangan luas ke mana2 karena jendela lebar, bagasi lumayan gede. Cuma kursinya tipis dan menurut saya lebih keras daripada taxilio. Adik saya pun gak pernah ngeluh soal servis, walaupun selalu servis di beres.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3594
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by kunaskun »

Setelah dari kilometer 20 ribu - 38 ribu tidak ada apa2, hanya ganti ban satu set dan ganti aki satu kali, sisanya hanya ganti oli dan filter saja.

di kilometer 38 ribu kena dynamo starter mati tiba2... :big_chicken: sebenernya ga tiba2 juga, karena belakangan uda berasa kok waktu cranking ada blank yang lebih lama dari biasanya, blank ini emang seperti karakteristik march dan sifatnya random kadang ada kadang ga ada. tapi hanya sesekali dan perkiraan saya aki karena aki udah mau 18 bulan... minggu2 lalu cek aki ke SnD, normal semua, dan jumat kemarin tetiba ga bisa crank sama sekali. cek sana sini, panggil SnD cek aki, semua normal. dan tebakan mengarah ke dynamo starter.

panggil beres ke rumah, dicek coba pancing hanya sanggup nyala 2x, abis itu blas mati. nissan... :big_think: seumur2 ga pernah nemu mobil yang tetiba mati blas dynamo starternya.

kayanya udah saatnya balik ke the reliable one :big_grin: nyangkul lagi :big_cry:
Pboyz97
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3679
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: ANKI G Diesel AT 2018

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by Pboyz97 »

kunaskun wrote:Setelah dari kilometer 20 ribu - 38 ribu tidak ada apa2, hanya ganti ban satu set dan ganti aki satu kali, sisanya hanya ganti oli dan filter saja.

di kilometer 38 ribu kena dynamo starter mati tiba2... :big_chicken: sebenernya ga tiba2 juga, karena belakangan uda berasa kok waktu cranking ada blank yang lebih lama dari biasanya, blank ini emang seperti karakteristik march dan sifatnya random kadang ada kadang ga ada. tapi hanya sesekali dan perkiraan saya aki karena aki udah mau 18 bulan... minggu2 lalu cek aki ke SnD, normal semua, dan jumat kemarin tetiba ga bisa crank sama sekali. cek sana sini, panggil SnD cek aki, semua normal. dan tebakan mengarah ke dynamo starter.

panggil beres ke rumah, dicek coba pancing hanya sanggup nyala 2x, abis itu blas mati. nissan... :big_think: seumur2 ga pernah nemu mobil yang tetiba mati blas dynamo starternya.

kayanya udah saatnya balik ke the reliable one :big_grin: nyangkul lagi :big_cry:
Kayanya jarang dipakai nih mobilnya, 4 tahun cuma 38rb, btw kok bisa dinamo starternya mati?, pada KM rendah lagi, mending komplen ke beres Nissan aja om, kalo masalah ga kelar lagi, mending lego mobilnya, sebelum penyakitnya ngerembet & om TS nya makin pusing hehehe, btw merek yang reliablenya apa nih? brand T hehehe :big_grin:
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3594
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by kunaskun »

Pboyz97 wrote: Kayanya jarang dipakai nih mobilnya, 4 tahun cuma 38rb, btw kok bisa dinamo starternya mati?, pada KM rendah lagi, mending komplen ke beres Nissan aja om, kalo masalah ga kelar lagi, mending lego mobilnya, sebelum penyakitnya ngerembet & om TS nya makin pusing hehehe, btw merek yang reliablenya apa nih? brand T hehehe :big_grin:
karena kota kecil, seminggu paling banyak jalan 200 km :mky_03:

ya sudah komplen pun percumalah, sudah out of warranty, apalagi ini indo.

ini sudah solved dengan ganti si, tapi ketambahan ada vibrasi lumayan kenceng ketika Kompressor AC On, aneh banget ganti starter bisa ke yang lain, udah ke beres, masih unsolved, kepala mekanik mesti cari waktu untuk troubleshoot karena beres lagi overload.
ngalih
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 527
Joined: 25 Jan 2017, 07:29
Location: lenteng agung jakarta
Daily Vehicle: Trooper

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by ngalih »

Adakah yang mereview march 1.5 AT? Lebih irit ndak ya daripada yang 1.2?
Venturtle
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1662
Joined: 25 Jan 2017, 16:12

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by Venturtle »

mantap benar reviewnya om.. sangat mendetail.. hehe.. :mky_02: :mky_02:
quyquy
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 594
Joined: 08 Dec 2015, 23:08

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by quyquy »

Hmmm kalo dibaca tulisannya TS, sampe kilometer 20.000 (which is menurut ane kilometer segitu masih terhitung pendek) sudah repair atau ganti ini itu menurut ane kok QC dari pabriknya kurang teliti ya..

Produk bagus tapi QCnya rendah produknya jadi nggak oke..

Si Nissan perlu rekrut tenaga2 yang oke punya tuh..
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3594
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by kunaskun »

sampe lupa pernah cerita soal ini mobil, ini saya post untuk penutup, karena bpkb dan kunci sudah berpindah ke pedege.

Maret 2022 - 64 ribu km.
ya hanya 64 ribu km, karena kota kecil dan akibat Covid-19 2 tahun + ternak teri jadi lah mobil bener2 jalan hanya ratusan km per bulan, tercatat di 2019 km mencapai 50 ribuan, 3 tahun kemudian hanya nambah 15 ribuan km.
Dijual dengan kondisi masih sehat bisa dibilang siap pakai, jual santai di olx dan semacamnya, yang nongol pedege semua dan buyer hit n run, akhirnya ke pedege kenalan teman dengan harga masuk akal.

PR terbesar:
1. AC, keterbatasan SDM dan tools di daerah saya, jadi perawatan seadanya. Sudah 2x ganti Evaporator AC, pertama diganti dengan Calsonic Kansei asli di bengkel resmi, kerjaan tentu saja tidak rapih2 banget, asal bisa klaim garansi. 4 tahun kemudian bocor lagi, ganti dengan Cool Gear keluaran Denso di bengkel luaran. Belum terselesaikan ternyata ada kebocoran halus di bagian konektor antara evap dan expansion valve. mau tidak mau di las alumunium.
Solve? tidak juga, karena tekanan freon AC sepertinya tidak perrnah ketemu nilai yang pas, entah salah dimana, kalau dikurangi AC kurang dingin tapi kompressor + extra fan on/off normal, ditambah freon AC dingin normal tapi kompressor + extra fan jadi jarang on/off. akhirnya dicari posisi AC cukup dingin, tidak sedingin baru. bolak balik beres di vacuum dan flush ulang dengan mesin pun tidak menolong, ngobrol2 dengan teman: curiga kompressor lemah tapi dicek di mesin vakum bagus, curiga di expansion karena tidak pernah ganti atau di filter, atau extra fan lemah tapi mestinya ga gitu ngaruh, ya sudahlah.

Hebatnya semua motor pengarah semburan AC tidak ada yang rusak, begitu juga sensor2, dan panel AC digital sehat semua. Heater? tentu saja jalan normal. Satu kebahagiaan sederhana dari mobil yg ac-nya true climate control, bukan cuma tampilan doang yg penting ga puter2 kaya maunya netijen mendang mending.

2. Extra Fan, gejala getar di dudukan radiator dan steering wheel, di km 40 ribuan. ganti di beres, tidak mau ambil risiko, beli satu set assy: motor + fan blade. belakangan muncul motornya saja di beres seiring penyakit yang sama dengan keluarga alm. Datsun.

3. Sokbreker depan di km 60 ribuan tahun 2020, ganti dengan merek Aspira. Kenapa? murah banget, bahkan lebih murah dari KYB dus putih. aslinya Tokico. sekalian ganti semua bushing dengan original (karena total selisih harga dari kw ga sampe 2x dan daripada kerja 2x + spooring ulang kalau2 dapet kw yg jelek), kecuali cover paling atas saja, karena kelupaan pesan part di beres. nyatanya masih bagus semua, semua karet2 buatan Bridgestone Thailand. khusus cover paling atas, mekanik beres sudah siap tempur dengan api las karena biasanya banyak yang baut mur berkarat akibat tidak ada tutupnya dari pabriknya dan rentan kemasukan air, di unit saya karena dari baru saya lapis dengan gemuk jadi gampang banget bukanya. proses pemasangan tidak sulit2 amat, hanya seperti biasa baut sokbreker bawaan ada yang berbeda jadi pakai yang lama.
spooring, pake jalan langsung lebih halus dan senyap bantingannya.

Sokbreker belakang ganti barengan depan, dengan merek KYB. Kata yang jual asli March. Ternyata Grand Livina punya. ngobrol2 dengan mekanik Shop n Drive, karena memang dari katalog ga ada KYB buat march untuk bagian belakang, tapi memang anehnya persis plek sama itu sokbreker. sekalian ganti karet2 atas bawah dengan KW, kenapa ga asli? total akhirnya hampir 2x lipat tapi pengerjaan gampang banget, standard mobil dengan rear torsion beam. hasilnya? langsung senyap dan halus, hanya memang cenderung kaku karena sepertinya diset pabriknya untuk beban lebih akibat untuk Grand Livina yang 7 seater.

anehnya kelemahannya ada di lower arm depan, umurnya pendek sekali, hanya 4 tahun, km 30 ribuan. terlihat dari karetnya oblak, ganti dengan punyanya Datsun saja. kata yang jual karetnya lebih keras, pas dipasang tidak ada masalah. awet sampe dijual lagi.

boot as roda luar dalem pun awet = karena km rendah tentunya bukan karena saya beruntung atau ini mobil awet. namanya saja FWD, boot as roda ini kan bom waktu.

4. Ban ganti di km 35 ribuan dengan GT Radial BAX2. eh sobek satu, mau beli lagi udah discontinued. akhirnya disimpan saja karena cuma ditawar 200 ribu, daripada sakit hati (maklum kota kecil). Ganti lagi dengan GT Radial BXT Pro, cuma tahan 15 ribuan km karena makin bising dan keras. Ganti dengan BS TECHNO TECAZ (Bukan techno sport) di km 50 ribuan awal tahun 2018, ini ban aneh harganya lebih murah dari Ecopia karena kata yang jual promo terus dari BS, tapi kualitasnya luar biasa untuk harga segitu, termasuk senyap, grip basah kering enak, empuk pula. Sampe akhir dijual, sepertinya ga ada perubahan drastis dari baru.

5. km 45 ribu tahun 2016 ganti oli ATF. kepake 8 liter, ganti di beres dengan mesin dan mekanik saya awasi prosedur apakah sesuai dengan service manual. kebetulan tidak butuh SST karena sedot dengan mesin dan masih ada dipstik oli ATF. setelah ganti: cuma lebih halus dan sigap saja, oli ATF lama sendiri warnanya masih merah normal sehat.

6. km 45 ribuan sekalian ganti air radiator. cuma butuh 1,5 Botol karena Nissan menggunakana metode self mix, jadi 50:50 dengan air aki tutup biru. Sekalian ganti tutup radiator asli harganya 100 ribu saja.

7. Ganti minyak rem di 2017, lupa km berapa. metode dengan vacuum, butuh 2 botol harganya lumayan 150 ribuan per botol 500 ml. ini juga barengan dengan v-belt/fan belt yang murah, bahkan saking murahnya di luaran lebih mahal daripada di beres.

8. 1x ganti motor starter tapi 3x mogok.
mogok pertama di 2016: sama sekali tidak ada gejala, hanya Ignition start terasa kosong tidak ada reaksi apapun. panggil Shop n Drive, coba pancing langsung motor starter dengan aki dari luar, nyala, matikan lagi, tidak mau lagi, akhirnya mekanik beres ke rumah, diagnosa sama dengan mekanik Shop n Drive, order motor starter baru harganya lumayan 2 juta lebih termasuk ongkos pasang dan service ke rumah.
kata bengkel umum carbon brush habis jadi di-service saja, test nyala normal, ya disimpan saja untuk jaga2.

mogok kedua: di 2018 seingat saya, gejalanya berasa dari kadang mau start kadang ngga. ke bengkel umum dekat rumah, ganti dengan motor starter yang dulu diperbaiki. motor yg kedua ini, service lagi, katanya yang rusak komponen apa gitu tapi bukan carbon brush.

mogok ketiga: di 2019, kali ini mogok di rumah, panggil lagi mekanik beres, di cek, sepertinya pemasangan di bengkel umum untuk kabel tidak pas jadi seperti longgar, tapi daripada resiko akhirnya dipasang lagi motor yg pertama kali di-service. mekanik beres sampai ga enak hati mau charge service ke rumah dan service ganti motor starter yang harganya lumayan padahal kerjainnya sederhana banget.


Hal unik.
1. Ban serep maxxis, hanya dipakai 2x, ga sampe 10 km seingat saya, dan masih awet sampe dijual tidak ada retak rambut dsb sepertinya. awet juga ini ban merek yang ga umum.
2. kampas rem irit banget karena ga pernah ganti, akibat kota kecil jadi jarang macet = jarang rem, tiap kali service besar di beres selalu mekaniknya blg: buang2 uang saja pak untuk ganti. harga kampas rem depan seingat saya standard di 300 ribuan.
3. oli mesin hanya butuh 2,5 liter sudah termasuk ganti oli. pakainya selalu Shell 10w30 LCGC. dan mekanik selalu takut kalau saya minta segitu. tentu saya imbangi dengan rajin kontrol dan tiap 5 ribu km atau 10 bulan ganti oli.
4. aki hanya ganti 3x, karena punya charger aki di rumah.
5. Seal salah satu pulley ada yang rembes, sepertinya sudah umur, dan saya perhatikan hanya rembes halus sekali seiring waktu pun tidak merembet blepetan kemana2.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3594
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Medium Term Review: Nissan March XS AT 2012 Grey

Post by kunaskun »

Kesimpulan:
1. yang bilang non DaiToyo mahal itu ga pernah service di bengkel resmi. kenapa saya berani bilang gini: karena I Live in Toyota Family. Everything must be Toyota boleh dibilang dari orok sampe saya berkeluarga itu logo Toyota udah nempel di jidat. Bahkan waktu beli Nissan, sekeluarga pun sempet rame tapi ya kan duit ya duit aing kumaha aing lah.

jadi saya sudah bosen rawat Toyota di beres atau di bengkel umum. Malah kadang takut beli part di luar beres, saking banyaknya palsu yg ngaku2 asli. masih mending ngaku palsu kw, lah ini beneran palsu dibungkus asli. Beli part nissan takut palsi? gampang beli saja merek OEM-nya dari seller terpercaya, kalau mau beli yang original ya ke beres saja daripada pusing.

2. Nissan rewel? ga bisa komen karena ini Nissan pertama saya, dan saya pribadi puas dengan ride quality-nya. jadi ada faktor bias, karena buat saya mobil itu yang penting enak dipake. bahkan Nyonya sampe akhir ga mau ganti dan kekeuh pengen Nissan lagi, tapi ya karena NMI makin mundur dan tidak ada tanda2 kemajuan, bahkan saya perhatikan beres Nissan di daerah saya makin sepi dan pernah tahun lalu mampir eh majang KIA Seltos. ya jualana mobil tidak hanya jualan produk dan fitur saja apalagi ngikutin netijen mendang mending maha benar yg ga akan beli dan pemuja sunroof. after sales service dan support ini menjadi lingkaran setan. Dukungan layanan jelek akan berimbas ke penjualan, kualitas produk jelek pun akan berimbas ke dukungan layanan akan kerepotana. apalagi Nissan ini entah kenapa namanya penyakit bawaan mobil seperti tidak pernah diperbaiki di dalam lifecycle kendaraan tsb, bahkan March ini seperti di halaman pertama untuk penyakit bawaannya tetep nempel walaupun sudah rakitan Thailand (siapa blg rakitan negara lain lebih baik, komponen juga menentukan)

3. Service Nissan jelek? 9 tahun saya pakai mobil ini tidak ada masalah apapun, malah sekarang saya merasa Daihatsu itu beneran anak bawangnya Toyota. Terasa beda kualitasnya dengan Nissan padahal sama2 di kota kecil dan sama2 dari Master Dealer Brand tsb. Tapi ya ini tentu generalisasi dan sangat subyektif.

in the end, having car is 95% about service cost (and tax, fuel, etc for sure), the other 5%? emotional and your needs. and who can match (not even beat) Astra in Indonesia? :ungg:
Post Reply