Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Mau review kendaraan yang ada? Silakan post disini...

Moderators: F 272, b8099ok, ginting, FRD, artoodetoo, y_anjasrana

kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Seperti biasanya, tadi siang mampir ke dealer Honda. Cuma iseng saja, karena ada kenalan yang abis TD dan nanyain. Saya si rada males, karena sudah liat di pameran di mall2 soal interiornya yang begitulah.

Unit TD saya varian tertinggi, dan tentunya varian terlaku seperti biasanya. foto2? cuma beberapa saja ya, karena sudah banyak video dan foto di google.

Exterior
Buat saya si tampilan depan belakang kiri kanan just OK, ga jelek tapi juga ga bagus, dibandingkan bahkan Toyota Daihatsu zaman now seperti telat 1 generasi, mengingatkan zaman Mr. Fandi.
Tampak depan tidak terlalu kentara bahasa design Solid Wing Face dan seperti ada vibe honda USDM tapi tanpa krom2 besar2.
the biggest no-no? samping. entah kenapa ini mobil bikin bingung, SUV jelas bukan, Crossover? tapi kok panjang, MPV? tapi kok tinggi apalagi itu kaca baris ketiga dan Pilar D entah kenapa model frame kaca yang jadi kaya huruf "D" bikin kuno. Penggunaan cladding2 hitam2 plastik2 dan roof rail juga ga nolong banyak soal tampilannya. Malah saya bayangkan kalau itu cladding ga ada jadi lebih rapih dan MPV look kali ya? tapi ini tentu subyektif ya, dan buat saya mobil itu yg penting interior karena kan duduknya di dalem bukan di luar :big_slap:

Interior.
Dikasih kunci smart entry yang model gendut dengan tombol putih. handle pintu dengan tombol Smart Entry model fisik yang sampe sekarang buat saya kaya ga niat bikinnya dan kuno banget. Bulet item nempel di handle panjang chrome finish. Buka pintu (dan tentunya belum sah kalau ga ketok2 body dan rasain buka tutup pintu untuk bilang: INI MOBIL TEBEL PLAT-nya) okelah pas kok ga berasa murah banget. Disambut jok full kulit, dan baru sadar kalau itu interior in black.

INTERIOR IN BLACK, literally macem kuburan atau peti mati untuk yang ga suka, saya? suka banget, karena jarang banget mobil sekarang all black gitu. Terutama plafon, jadi kesannya rapih bersih dan buat saya adalah untuk menutup kesan jelek dari dashboard yang begitulah itu. ya itu dashboard dari Honda Amaze. apa itu? BRIO SEDAN untuk India Domestic Market Only. Dan tentunya kalau ada sebutan India Domestic Market cuma kebayang dua: suzuki atau korean... dan ini jadinya suzuki (kecuali SX4)... Ugly design, cheap look, flimsy feel. ini dosa besar HPM untuk saya, kalau mau murah, kenapa ga recycle saja itu dashboard HRV lama atau jazz atau city atau apalah, bodo amat dah daripada dashboard kaya gitu. coba diperbaiki dengan soft touch material, yg ga kalah ga niatnya dari soft touch di Rush... Again, I'm not impressed at all.

Pegang2 material lain, ya plastik keras, baguslah biar awet, coba duduk ternyata jok kulit enak bahannnya, ada soft touch pad juga di door trim. pegang Steer, oh ya this is a proper steering wheel, sangat ergonomis walau terasa agak kekecilan ya untuk mpv. dan tentunya dengan hal penting buat kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng, yaitu tombol steer komplit penuh kiri kanan karena ini type tertinggi. Lengkap dengan tombol "dewa" yg sepertinya bisa nambah 100 hp yaitu dynamic cruise control.

Image

lalu seperti kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng tentu saya pelototin itu fitur2 di speedometer, yang tentunya sudah di rajam massa, karena hanya analog campur layar MID di tengah saja. Herannya di mata saya itu semua ukurannya kekecilan, secara total itu panel speedo juga memang terasa kecil, kenalan pun juga bilang sama, apalagi itu rame bener dengan indikator2, juga tampilan UI berantakan seperti memaksakan segitu banyak informasi di layar kecil gitu, belum cukup parah soal UX ada di tombol MID di steer yg bentuknya aneh dengan tombol Enter terpisah tanpa tombol Back. In the end nyerah d, it's nightmare, jangan2 bisa jadi biang celaka di kemudian hari karena you must fiddling, literally fiddling.

Image

setelah cek sana sini, mencet tombol Engine Start yang sudah ngedip2 ngegodain untuk dipencet itu (kalau saya pake honda, saya ganti itu tombol pake warna merah, bodo amat dikata Ricer :big_weee: ), mesin nyala dengan mulus halus banget tentunya karena 4 silinder. Pencet tombol AC, sudah full auto dong lengkap dengan arah semburan tapi tanpa defogger ya gaes. setelan suhunya bisa sampe digit 0,5C. setel spion luar, agak kecil tapi pengalaman saya honda kayanya memang hobi bikin spion kecil2 tapi tidak masalah karena cukup lebar. Posisi duduk, setel2 ga dapet yang enak, ternyata posisi duduknya memang disetel tinggi. Kebalikan dengan pengalaman saya coba duduk di jok pengemudi BRV lama, yang seperti tenggelam. dan kebalikannya bener2 beda total. Bahkan setelan terendah untuk saya setinggi 172 cm ini tetap terasa tinggi, diperparah dengan steering wheel non telescopic.

Kemudian ada hal unik lagi, kursi driver ini seperti diset "back tilting" jadi seperti "ngejeblak ke belakang". kenalan saya pun bilang sama, ditambah dengan posisi duduk, bikin rada mabok karena terasa goyang2. Tapi ya sudahlah, ini kan subyektif.


Image

Performance & Handling.
keluar parkiran, masuk D, semuanya terasa natural mengalir begitu saja. Tidak ada gejala keberatan body dll (mungkin kalau full load ya). terasa pas saja tidak lambat tidak kencang, respon gas pun ok. Hanya ada hal kecil yg terasa: pindah dari N ke D terasa getar dari transmisi dan mesin. agak unik padahal CVT ya. tapi ya bisa jadi masih baru atau memang karakter. menggangu? ya terima saja toh bukan rusak ini. injek gas dalem dikit, respon CVT linear flat gitu2 saja dan uniknya tidak seperti CVT zaman now yang biasanya sudah bisa memberi efek stepped gear AT, di sini tidak ada, jadi gitu2 saja (atau saya kurang sadis bejeknya?). CVT whinning dan rubber band tentu jadinya ada tapi buat saya ga perlu lah di besar2kan, karena di kelasnya semua juga sudah CVT. kalau masih ribut ga mau CVT ya pindah ke innova saja :big_think:

saya rasa memang mobil ditujukan seperti lawan di kelasnya yaitu LMPV lainnya. just enough, not slow not fast, but capable enough. toh tidak ada kehebohan gagal test nanjak di youtube kan? :big_chicken:

rem? enak tapi injekan pertama agak keras ya dan seperti langsung gigit. butuh adjustment sedikit, mungkin masih baru.
handling? oh ini benar2 menghapus rasa MPV atau crossover atau SUV. very big credit to the engineering team. sungguh memberikan dimensi berbeda. it's dead as stone, but surprisingly not artificial. feels direct enough for daily drive dan ini ada hubungan dengan NVH di bawah ini.

NVH
Kalau kemaren2 banyak review yang heboh pas ujan kaya ga ada peredam, saya kali ini kecewa karena cuaca cerah dan panas banget, malah ngerasain AC yang kategori sangat dingin padahal cuma dua penumpang tanpa nyalain ac double blower.

dicoba di jalur proyek sepanjang masa yaitu Pantura. kesimpulan saya: LUAR BIASA. Punch above the weight. it's outrageously comfort for the price or the class. bener2 halus banget. vibrasi atau rasa keriting dari jalur beton itu LENYAP. Yang bahkan sampe penasarannya saya sampe di hari yang sama nyari unit TD Xpander yang sayangnya ga available, karena kenalan saya bilang: Xpander 2021 juga sama nyamannya. Road harshness itu tentunya juga hilang, padahal bannya hanya BS Ecopia saja. Another big kudos to Honda engineer.

juga jadi berhubungan kuat dengan bagian soal handling diatas, namanya limbung dan keras bantingan semuanya pas Hantam lubang getar se-body? tidak. sikat road bump bikin getar? tidak. Buat manuver males? pas banget tidak males tidak terlalu cepat. EVERYTHING IN THE RIGHT PROPORTION. Ini ibarat kata komposisi makanan zaman dulu yaitu 4 sehat 5 sempurna. Mesti mpv atau suv ladder frame biar nyaman? engineer Honda ketawain komen seperti itu. this is a freaking monocoque 4.5 meters long LMPV/LSUV/Low Crossover what ever you named car but in terms of comfort level itu act like a Ladder Frame MPV without limbung or kapal like feels :big_weee:

Noise? hanya dari suara ban saja, dan suara luar sedikit yg kategori normal lah. Peredaman sekelas Xpander sepertinya.

Features.
Honda sensing tentunya dong. Honda Sensing ini adalah senjata utama untuk merajai kelas ini. Veloz dengan Toyota Safety Sense dikalahkan denegan DYNAMIC CRUISE CONTROL. Juga ada Lane Tracing, sayangnya tidak ada Blind Spot Monitoring walau dituker dengan Lane Watch.

Ini Dynamic Cruise Control pertama yang saya cobain. kesimpulan saya tentunya bias ya. sayangnya hanya di pantura saja, tidak naik toll tapi ya sudahlah.

Pencet tombol Honda Sensing di dashboard kiri, di MID muncul menunya, saya aktifkan semua. Di MID muncul logo mobil dengan garis hijau di depan dan kiri kanan. Pencet tombol Cruise Control di steer, otomatis mengikuti obyek di depan, kalau tidak ada obyek akan mengikuti setelan kecepatan yang bisa dipilih sendiri dan muncul gambar blank car, pencet tombol Lane Keeping Assist sayang tidak ada respon karena kecepatan minimal 70 kpj.

setelah diset saya iseng coba set di 50 kpj, ngikutin truk, dan well it works. saya tersenyum lebar, segala kekurangan diatas terasa hilang semua. ditunjang dengan NVH yang sangat nyaman. Kebayang nikmatnya untuk di toll gimana, santainya dan tidak melelahkannya otak untuk menghadapi kelakuan pengemudi di negara ini. Truk di depan melamban, ngerem sendiri, melamban mendadak pun sama, saya bantu koreksi steer, pencet lagi tombol cruise control eh ngikut lagi, bahkan enaknya setelan jarak pun bisa on the fly. dan terasa sekali ketika komputer take over car control everything smooth out, rem mendadak pun tidak bikin jantungan begitu juga penambahan kecepatan, terasa halus dan natural saja tidak ada rasa takut atau panik ketika komputer merespon.

kembali ke jalur dalam kota, cruise control tidak aktif, tapi terbantu dengan Lane Watch, yang saya setuju dengan om Mobi, itu agak aneh dan ganggu ya. Pencet tombol Lane Watch di Right Control Stalk tampilan kamera di spion kiri muncul di Head Unit, nah pindah sign ke kiri pun aktif juga, dan nyebelinnya akan over-ride semua tampilan di HU. dan hasil gambar dari camera itu terasa resolusi rendah dengan contrast berlebihan dan terasa banget kurang jelas. Tapi tentu sangat membantu sekali karena blind spot di spion berkurang banget, dan disini juga saya baru sadar itu HU layarnya hanya 7". Oh come on, why not 9? or even 10"? itu ada ruangan yang cukuplah dan siapa tahu itu dashboard jadi agak mendingan dikit kelihatannya, atau memang sengaja disimpan untuk Facelift? sekalian virtual gear + paddle shift? :upss:



Kesimpulan.

Mobil ini seperti dikemas sedemikian rupa untuk konsumen awam yang belum tercemar kelakuan kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng itu, everything is packed in correct way and feels so upper class with shamelessly cost cutting sana sini. :big_weee:
Beli? tentu saja kalau tidak masalah dengan faktor subyektifitas diatas dan anda butuh Honda Sensing, di luar itu boleh coba2 Xpander dulu karena pada akhirnya Xpander punya lawan setara baik di kualitas keseluruhan selain fitur Autonomous level 1 (saya belum cobain yang CVT ya)
Veloz? seperti biasanya, tetep laku keras. :big_biglaugh:

Bonus:
Imagine, from Thailand to Indonesia only clocking 9 km... :big_love:
Image
Image
Image
Image
Jenson
New Member of Senior Mechanic
New Member of Senior Mechanic
Posts: 138
Joined: 22 Aug 2014, 16:41

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Jenson »

kunaskun wrote: 17 Mar 2022, 21:24 Seperti biasanya, tadi siang mampir ke dealer Honda. Cuma iseng saja, karena ada kenalan yang abis TD dan nanyain. Saya si rada males, karena sudah liat di pameran di mall2 soal interiornya yang begitulah.

Unit TD saya varian tertinggi, dan tentunya varian terlaku seperti biasanya. foto2? cuma beberapa saja ya, karena sudah banyak video dan foto di google.

Exterior
Buat saya si tampilan depan belakang kiri kanan just OK, ga jelek tapi juga ga bagus, dibandingkan bahkan Toyota Daihatsu zaman now seperti telat 1 generasi, mengingatkan zaman Mr. Fandi.
Tampak depan tidak terlalu kentara bahasa design Solid Wing Face dan seperti ada vibe honda USDM tapi tanpa krom2 besar2.
the biggest no-no? samping. entah kenapa ini mobil bikin bingung, SUV jelas bukan, Crossover? tapi kok panjang, MPV? tapi kok tinggi apalagi itu kaca baris ketiga dan Pilar D entah kenapa model frame kaca yang jadi kaya huruf "D" bikin kuno. Penggunaan cladding2 hitam2 plastik2 dan roof rail juga ga nolong banyak soal tampilannya. Malah saya bayangkan kalau itu cladding ga ada jadi lebih rapih dan MPV look kali ya? tapi ini tentu subyektif ya, dan buat saya mobil itu yg penting interior karena kan duduknya di dalem bukan di luar :big_slap:

Interior.
Dikasih kunci smart entry yang model gendut dengan tombol putih. handle pintu dengan tombol Smart Entry model fisik yang sampe sekarang buat saya kaya ga niat bikinnya dan kuno banget. Bulet item nempel di handle panjang chrome finish. Buka pintu (dan tentunya belum sah kalau ga ketok2 body dan rasain buka tutup pintu untuk bilang: INI MOBIL TEBEL PLAT-nya) okelah pas kok ga berasa murah banget. Disambut jok full kulit, dan baru sadar kalau itu interior in black.

INTERIOR IN BLACK, literally macem kuburan atau peti mati untuk yang ga suka, saya? suka banget, karena jarang banget mobil sekarang all black gitu. Terutama plafon, jadi kesannya rapih bersih dan buat saya adalah untuk menutup kesan jelek dari dashboard yang begitulah itu. ya itu dashboard dari Honda Amaze. apa itu? BRIO SEDAN untuk India Domestic Market Only. Dan tentunya kalau ada sebutan India Domestic Market cuma kebayang dua: suzuki atau korean... dan ini jadinya suzuki (kecuali SX4)... Ugly design, cheap look, flimsy feel. ini dosa besar HPM untuk saya, kalau mau murah, kenapa ga recycle saja itu dashboard HRV lama atau jazz atau city atau apalah, bodo amat dah daripada dashboard kaya gitu. coba diperbaiki dengan soft touch material, yg ga kalah ga niatnya dari soft touch di Rush... Again, I'm not impressed at all.

Pegang2 material lain, ya plastik keras, baguslah biar awet, coba duduk ternyata jok kulit enak bahannnya, ada soft touch pad juga di door trim. pegang Steer, oh ya this is a proper steering wheel, sangat ergonomis walau terasa agak kekecilan ya untuk mpv. dan tentunya dengan hal penting buat kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng, yaitu tombol steer komplit penuh kiri kanan karena ini type tertinggi. Lengkap dengan tombol "dewa" yg sepertinya bisa nambah 100 hp yaitu dynamic cruise control.

Image

lalu seperti kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng tentu saya pelototin itu fitur2 di speedometer, yang tentunya sudah di rajam massa, karena hanya analog campur layar MID di tengah saja. Herannya di mata saya itu semua ukurannya kekecilan, secara total itu panel speedo juga memang terasa kecil, kenalan pun juga bilang sama, apalagi itu rame bener dengan indikator2, juga tampilan UI berantakan seperti memaksakan segitu banyak informasi di layar kecil gitu, belum cukup parah soal UX ada di tombol MID di steer yg bentuknya aneh dengan tombol Enter terpisah tanpa tombol Back. In the end nyerah d, it's nightmare, jangan2 bisa jadi biang celaka di kemudian hari karena you must fiddling, literally fiddling.

Image

setelah cek sana sini, mencet tombol Engine Start yang sudah ngedip2 ngegodain untuk dipencet itu (kalau saya pake honda, saya ganti itu tombol pake warna merah, bodo amat dikata Ricer :big_weee: ), mesin nyala dengan mulus halus banget tentunya karena 4 silinder. Pencet tombol AC, sudah full auto dong lengkap dengan arah semburan tapi tanpa defogger ya gaes. setelan suhunya bisa sampe digit 0,5C. setel spion luar, agak kecil tapi pengalaman saya honda kayanya memang hobi bikin spion kecil2 tapi tidak masalah karena cukup lebar. Posisi duduk, setel2 ga dapet yang enak, ternyata posisi duduknya memang disetel tinggi. Kebalikan dengan pengalaman saya coba duduk di jok pengemudi BRV lama, yang seperti tenggelam. dan kebalikannya bener2 beda total. Bahkan setelan terendah untuk saya setinggi 172 cm ini tetap terasa tinggi, diperparah dengan steering wheel non telescopic.

Kemudian ada hal unik lagi, kursi driver ini seperti diset "back tilting" jadi seperti "ngejeblak ke belakang". kenalan saya pun bilang sama, ditambah dengan posisi duduk, bikin rada mabok karena terasa goyang2. Tapi ya sudahlah, ini kan subyektif.


Image

Performance & Handling.
keluar parkiran, masuk D, semuanya terasa natural mengalir begitu saja. Tidak ada gejala keberatan body dll (mungkin kalau full load ya). terasa pas saja tidak lambat tidak kencang, respon gas pun ok. Hanya ada hal kecil yg terasa: pindah dari N ke D terasa getar dari transmisi dan mesin. agak unik padahal CVT ya. tapi ya bisa jadi masih baru atau memang karakter. menggangu? ya terima saja toh bukan rusak ini. injek gas dalem dikit, respon CVT linear flat gitu2 saja dan uniknya tidak seperti CVT zaman now yang biasanya sudah bisa memberi efek stepped gear AT, di sini tidak ada, jadi gitu2 saja (atau saya kurang sadis bejeknya?). CVT whinning dan rubber band tentu jadinya ada tapi buat saya ga perlu lah di besar2kan, karena di kelasnya semua juga sudah CVT. kalau masih ribut ga mau CVT ya pindah ke innova saja :big_think:

saya rasa memang mobil ditujukan seperti lawan di kelasnya yaitu LMPV lainnya. just enough, not slow not fast, but capable enough. toh tidak ada kehebohan gagal test nanjak di youtube kan? :big_chicken:

rem? enak tapi injekan pertama agak keras ya dan seperti langsung gigit. butuh adjustment sedikit, mungkin masih baru.
handling? oh ini benar2 menghapus rasa MPV atau crossover atau SUV. very big credit to the engineering team. sungguh memberikan dimensi berbeda. it's dead as stone, but surprisingly not artificial. feels direct enough for daily drive dan ini ada hubungan dengan NVH di bawah ini.

NVH
Kalau kemaren2 banyak review yang heboh pas ujan kaya ga ada peredam, saya kali ini kecewa karena cuaca cerah dan panas banget, malah ngerasain AC yang kategori sangat dingin padahal cuma dua penumpang tanpa nyalain ac double blower.

dicoba di jalur proyek sepanjang masa yaitu Pantura. kesimpulan saya: LUAR BIASA. Punch above the weight. it's outrageously comfort for the price or the class. bener2 halus banget. vibrasi atau rasa keriting dari jalur beton itu LENYAP. Yang bahkan sampe penasarannya saya sampe di hari yang sama nyari unit TD Xpander yang sayangnya ga available, karena kenalan saya bilang: Xpander 2021 juga sama nyamannya. Road harshness itu tentunya juga hilang, padahal bannya hanya BS Ecopia saja. Another big kudos to Honda engineer.

juga jadi berhubungan kuat dengan bagian soal handling diatas, namanya limbung dan keras bantingan semuanya pas Hantam lubang getar se-body? tidak. sikat road bump bikin getar? tidak. Buat manuver males? pas banget tidak males tidak terlalu cepat. EVERYTHING IN THE RIGHT PROPORTION. Ini ibarat kata komposisi makanan zaman dulu yaitu 4 sehat 5 sempurna. Mesti mpv atau suv ladder frame biar nyaman? engineer Honda ketawain komen seperti itu. this is a freaking monocoque 4.5 meters long LMPV/LSUV/Low Crossover what ever you named car but in terms of comfort level itu act like a Ladder Frame MPV without limbung or kapal like feels :big_weee:

Noise? hanya dari suara ban saja, dan suara luar sedikit yg kategori normal lah. Peredaman sekelas Xpander sepertinya.

Features.
Honda sensing tentunya dong. Honda Sensing ini adalah senjata utama untuk merajai kelas ini. Veloz dengan Toyota Safety Sense dikalahkan denegan DYNAMIC CRUISE CONTROL. Juga ada Lane Tracing, sayangnya tidak ada Blind Spot Monitoring walau dituker dengan Lane Watch.

Ini Dynamic Cruise Control pertama yang saya cobain. kesimpulan saya tentunya bias ya. sayangnya hanya di pantura saja, tidak naik toll tapi ya sudahlah.

Pencet tombol Honda Sensing di dashboard kiri, di MID muncul menunya, saya aktifkan semua. Di MID muncul logo mobil dengan garis hijau di depan dan kiri kanan. Pencet tombol Cruise Control di steer, otomatis mengikuti obyek di depan, kalau tidak ada obyek akan mengikuti setelan kecepatan yang bisa dipilih sendiri dan muncul gambar blank car, pencet tombol Lane Keeping Assist sayang tidak ada respon karena kecepatan minimal 70 kpj.

setelah diset saya iseng coba set di 50 kpj, ngikutin truk, dan well it works. saya tersenyum lebar, segala kekurangan diatas terasa hilang semua. ditunjang dengan NVH yang sangat nyaman. Kebayang nikmatnya untuk di toll gimana, santainya dan tidak melelahkannya otak untuk menghadapi kelakuan pengemudi di negara ini. Truk di depan melamban, ngerem sendiri, melamban mendadak pun sama, saya bantu koreksi steer, pencet lagi tombol cruise control eh ngikut lagi, bahkan enaknya setelan jarak pun bisa on the fly. dan terasa sekali ketika komputer take over car control everything smooth out, rem mendadak pun tidak bikin jantungan begitu juga penambahan kecepatan, terasa halus dan natural saja tidak ada rasa takut atau panik ketika komputer merespon.

kembali ke jalur dalam kota, cruise control tidak aktif, tapi terbantu dengan Lane Watch, yang saya setuju dengan om Mobi, itu agak aneh dan ganggu ya. Pencet tombol Lane Watch di Right Control Stalk tampilan kamera di spion kiri muncul di Head Unit, nah pindah sign ke kiri pun aktif juga, dan nyebelinnya akan over-ride semua tampilan di HU. dan hasil gambar dari camera itu terasa resolusi rendah dengan contrast berlebihan dan terasa banget kurang jelas. Tapi tentu sangat membantu sekali karena blind spot di spion berkurang banget, dan disini juga saya baru sadar itu HU layarnya hanya 7". Oh come on, why not 9? or even 10"? itu ada ruangan yang cukuplah dan siapa tahu itu dashboard jadi agak mendingan dikit kelihatannya, atau memang sengaja disimpan untuk Facelift? sekalian virtual gear + paddle shift? :upss:



Kesimpulan.

Mobil ini seperti dikemas sedemikian rupa untuk konsumen awam yang belum tercemar kelakuan kaum-netijen-maha-benar-mendang-mending-yang-ga-akan-beli-tapi-paling-kenceng itu, everything is packed in correct way and feels so upper class with shamelessly cost cutting sana sini. :big_weee:
Beli? tentu saja kalau tidak masalah dengan faktor subyektifitas diatas dan anda butuh Honda Sensing, di luar itu boleh coba2 Xpander dulu karena pada akhirnya Xpander punya lawan setara baik di kualitas keseluruhan selain fitur Autonomous level 1 (saya belum cobain yang CVT ya)
Veloz? seperti biasanya, tetep laku keras. :big_biglaugh:

Bonus:
Imagine, from Thailand to Indonesia only clocking 9 km... :big_love:
Image
Image
Image
Image
Mantap reviewnya om. Untuk kenyamanan bantingan suspensi all new BRV ini, apakah bisa dibilang sudah sekelas innova? Kalau baca-baca review banyak yang bilang nyaman banget, jadi penasaran mau segera coba juga
User avatar
Suryaputra
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 4398
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Bandung
Daily Vehicle: L15Z1

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Suryaputra »

Mantap mbahh reviewnya.
Btw seri prestige kmrn sy lihat pakai ban turanza t005a.
Ecopia untuk model di bawahnya.

Beda yaa? :big_think:
*Colek me if I'm wrong
fl4b1e
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 261
Joined: 27 Dec 2015, 22:18

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by fl4b1e »

Mantap reviewnya Mvah Kunaskun

Sependat Mbah soal kesimpulan.
Tuk bentuk exterior kalau pandangan saya cukup aman. Saya sih suka.

Interior yg Amaze.. well.. sudahlah.. Masih bagus yang trim prestige dapat all black interior, yg varian E sih.. hmm.. saya masih lebih milih XL7 saya Mbah.. hahahaha..

Tuk engine L15ZF. ya ini dia kebanggan Honda yv buat saya harus. mengagumi BRV.. Kayak Alpine engine vs Mercedes AMG atau Red Bull Honda di F1 2021, hands down, menang Merc dan Honda.

yg jelas brv baru ini harusnya cukup futureprooflah dalam 5-6 tahun kedepan.

Kalau kekurangan mnrt saya, ya satu, belum telescopic steering.. Sayang banget ini kok ga sekalian telescopik ini.

lainnya gak ada lagi komplain dari saya.
KielConstantine
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 1581
Joined: 03 Jul 2013, 13:23
Location: Indonesia

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by KielConstantine »

Honda memang never disappoints buat urusan driving engagement. Even di kelas low level jg macem brio model skarang . Enggak kebayang versi transmisi manual nya kek apa, pasti lebih asik lg buat di setir :mky_03:
S̶h̶e̶e̶r̶ ̶D̶r̶i̶v̶i̶n̶g̶ ̶P̶l̶e̶a̶s̶u̶r̶e̶
Sheer Repairing Pleasure :big_smoking:
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Jenson wrote: 17 Mar 2022, 22:14 Mantap reviewnya om. Untuk kenyamanan bantingan suspensi all new BRV ini, apakah bisa dibilang sudah sekelas innova? Kalau baca-baca review banyak yang bilang nyaman banget, jadi penasaran mau segera coba juga
saya terakhir numpang ANKI 2017, buat saya itu ga ada nyaman2nya, karena kaya naik kapal. tapi ini subyektif ya.
seperti biasa, TEST DRIVE saja.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Suryaputra wrote: 17 Mar 2022, 22:28 Mantap mbahh reviewnya.
Btw seri prestige kmrn sy lihat pakai ban turanza t005a.
Ecopia untuk model di bawahnya.

Beda yaa? :big_think:
mungkin sedapetnya ya mbah :big_biglaugh: pake ecopia saja sudah enak, gimana turanza ya :big_think:
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

fl4b1e wrote: 17 Mar 2022, 22:37 Mantap reviewnya Mvah Kunaskun

Sependat Mbah soal kesimpulan.
Tuk bentuk exterior kalau pandangan saya cukup aman. Saya sih suka.

Interior yg Amaze.. well.. sudahlah.. Masih bagus yang trim prestige dapat all black interior, yg varian E sih.. hmm.. saya masih lebih milih XL7 saya Mbah.. hahahaha..
untung saya lihatnya yang prestige semua :big_biglaugh:
Tuk engine L15ZF. ya ini dia kebanggan Honda yv buat saya harus. mengagumi BRV.. Kayak Alpine engine vs Mercedes AMG atau Red Bull Honda di F1 2021, hands down, menang Merc dan Honda.

yg jelas brv baru ini harusnya cukup futureprooflah dalam 5-6 tahun kedepan.

Kalau kekurangan mnrt saya, ya satu, belum telescopic steering.. Sayang banget ini kok ga sekalian telescopik ini.

lainnya gak ada lagi komplain dari saya.
iya, mesin ini legendaris. kalau ga mau dibilang, ahond pelit banget :big_weee:
dari cuma VTEC, dikilik2 naikin torque, dikilik2 kasih turbo, dikilik2 lagi jadi gini :big_biglaugh:

futureproof ketolong di Honda Sensing. makanya varian dibawahnya lebih baik liat xpander juga. karena ya fitur dan tampang seperti tidak mencerminkan mobil generasi sekarang. it's like Nissan Terra launching di Indo, diperbaiki di edisi Facelift jadi kekinian tapi ya sudah telat.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

KielConstantine wrote: 17 Mar 2022, 22:50 Honda memang never disappoints buat urusan driving engagement. Even di kelas low level jg macem brio model skarang . Enggak kebayang versi transmisi manual nya kek apa, pasti lebih asik lg buat di setir :mky_03:
bela2in beli manual seru juga ya, apalagi kalau kualitas NVH setara Prestige. Terus ban lebar, turunin dikit, dibikin sleeper look. cakep.
Anggap saja seperti Xenia dan Veloz, tapi kalau beda signifikan bakal sakit hati mbah karena basically ini mobil kan kopong :big_biglaugh:
User avatar
ChZ
SM Specialist
SM Specialist
Posts: 11860
Joined: 08 Oct 2013, 21:30
Location: Semarang
Daily Vehicle: Civic FK4

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by ChZ »

gw tapi makin lama makin liat ni mobil di jalan gak terkesan murah. dibanding BRV lama kebanyakan ornamen malah acakadul kayak mobil OKB.

klo gini walaupun secara kelas di bawah HRV tapi untuk harga 300an masih termaafkan soalnya kualitas ride nya emang lebih enak dari HRV lama :big_grin:

gw coba yang pake turanza t005a enak banget jadinya. baru tau prestige ada yang dapet ekopeyang.

sayang aja mundur teratur mau tuker sienta ke ini soalnya panjangnya 4.5 meter :big_biglaugh:
2011 Toyota XU30 / 2016 XP170
2015 Honda RU5 / 2017 FK4 / 2018 RW1
2019 Mitsubishi NC1W

https://livingwithcars.wixsite.com/livingwithcars/blog
Pboyz97
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3682
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: ANKI G Diesel AT 2018

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Pboyz97 »

nice review om, mobil ini memang punya desain exterior yg terbaik dikelasnya. selain itu, fitur dan bqnya juga improve jauh dari BRV lama menurut saya
Past:
2006 yaris/2009 GE8/2010 CRV/2013 CX5/2017 Xpander/2019 yaris /2015 avanza/2017 avanza/ 2018 avanza/2021 avanza/2018 CX5/2018 VRZ/2018 HRV
Now:
2019 CRV/2018 RX300/2018 ANKI
topiqfurqan
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 52
Joined: 28 Mar 2017, 20:05

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by topiqfurqan »

nice review om

tumbenan nih bannya prestige ecopia, karena saya dapetnya turanza
dan emang handling buat saya yang kurang paham mobil bikin pede untuk pindah lajur
kemaren sempet ke jakarta-solo-jakarta via tol transjawa, itu pindah jalur kecepatan tinggi (>120kmh) enak bener, ditambah lane keeping assist yang nyala, jadi abis ganti lajur secara otomatis dia lock di lajur yang baru. jadi baru kerasa juga fitur ini ternyata ga cuman berguna pas acc aktif, tapi pas kecepatan tinggi pindah pindah jalur juga jadi berasa lebih aman.
kecepatan tertinggi yang dicapai 170kmh, balapan sama fortuner vnt...

terus pas kecepatan tinggi itu emang paling bener masuk ke S, tarikannya lebih berasa
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

ChZ wrote: 18 Mar 2022, 15:23 gw tapi makin lama makin liat ni mobil di jalan gak terkesan murah. dibanding BRV lama kebanyakan ornamen malah acakadul kayak mobil OKB.
ya ahond zaman keluaran zaman itu kan emang hobi kasih2 tempelan. macem Toyota Daihatsu.
kalau sekarang mungki pake filosofi: simplicity is the best.
kalau diliat di jalanan emang sama sekali ga mencolok.
klo gini walaupun secara kelas di bawah HRV tapi untuk harga 300an masih termaafkan soalnya kualitas ride nya emang lebih enak dari HRV lama :big_grin:

gw coba yang pake turanza t005a enak banget jadinya. baru tau prestige ada yang dapet ekopeyang.

sayang aja mundur teratur mau tuker sienta ke ini soalnya panjangnya 4.5 meter :big_biglaugh:
kayanya saya salah liat kali ya, sampe penasaran cek2 di youtube dan google, emang harusnya dapetnya Turanza ya.
Pboyz97 wrote: 18 Mar 2022, 22:52 nice review om, mobil ini memang punya desain exterior yg terbaik dikelasnya. selain itu, fitur dan bqnya juga improve jauh dari BRV lama menurut saya
soal build quality menurut saya biasa saja, untuk saya jauh lebih impresif Xpander 2021. Terutama interior ya. BRV ini kelihatan banget shamelessly cut cost everywhere. Tapi ya memang ditukar dengan ride quality yang kayanya bisa nyamain Xpander 2021.
topiqfurqan wrote: 18 Mar 2022, 22:56 nice review om

tumbenan nih bannya prestige ecopia, karena saya dapetnya turanza
kayanya saya salah lihat om, dan anggap saja gitulah. :big_biglaugh: karena setelah cek di youtube dan google, kok semuanya sebutnya dapetnya Turanza ya. Mau saya edit diatas eh udah ga bisa.
dan emang handling buat saya yang kurang paham mobil bikin pede untuk pindah lajur
kemaren sempet ke jakarta-solo-jakarta via tol transjawa, itu pindah jalur kecepatan tinggi (>120kmh) enak bener, ditambah lane keeping assist yang nyala, jadi abis ganti lajur secara otomatis dia lock di lajur yang baru. jadi baru kerasa juga fitur ini ternyata ga cuman berguna pas acc aktif, tapi pas kecepatan tinggi pindah pindah jalur juga jadi berasa lebih aman.
kecepatan tertinggi yang dicapai 170kmh, balapan sama fortuner vnt...

terus pas kecepatan tinggi itu emang paling bener masuk ke S, tarikannya lebih berasa
ah itu Lane Tracing-nya memang sangat menarique. lihat Review om Topiq memang bikin ngiler :big_love:
dengan transmisi CVT zaman sekarang sepertinya limitasi soal top speed memang jadi seperti lenyap karena bisa bikin gear ratio yang super wide yang nyaris mustahil untuk diikuti Geared / Stepped Geared AT untuk di kelas harganya.
Pboyz97
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3682
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: ANKI G Diesel AT 2018

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Pboyz97 »

kunaskun wrote: 19 Mar 2022, 16:41

soal build quality menurut saya biasa saja, untuk saya jauh lebih impresif Xpander 2021. Terutama interior ya. BRV ini kelihatan banget shamelessly cut cost everywhere. Tapi ya memang ditukar dengan ride quality yang kayanya bisa nyamain Xpander 2021.

ada plus minusnya sih om, walaupun ada cost cutting kaya yg om bilang, tapi dibandingin sm BRV lama menurut saya far better dan kalo ride quality jelas lebih enak brv oom, kebetulan saya dulu pernah piara xpander model lama yg masih 4at selama 3 tahun dan sering nyetir BRV 2017 cvt punya temen, driving feelnya jauh lebih enak brv dibanding xpander menurut saya, gatau yg baru ini gimana karena lbm pernah test drive baik yg brv maupun xpandernya, karena yg fl 2021 udh pake cvt, gak pake 4 at konven lg hehehe
Past:
2006 yaris/2009 GE8/2010 CRV/2013 CX5/2017 Xpander/2019 yaris /2015 avanza/2017 avanza/ 2018 avanza/2021 avanza/2018 CX5/2018 VRZ/2018 HRV
Now:
2019 CRV/2018 RX300/2018 ANKI
KSG88
Member of Senior Mechanic
Member of Senior Mechanic
Posts: 207
Joined: 11 Apr 2019, 17:26
Location: Jakarta
Daily Vehicle: Toyota
Contact:

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by KSG88 »

Yg versi baru selalu lebih bagus dan lebih mahal
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Pboyz97 wrote: 19 Mar 2022, 22:24 ada plus minusnya sih om, walaupun ada cost cutting kaya yg om bilang, tapi dibandingin sm BRV lama menurut saya far better dan kalo ride quality jelas lebih enak brv oom, kebetulan saya dulu pernah piara xpander model lama yg masih 4at selama 3 tahun dan sering nyetir BRV 2017 cvt punya temen, driving feelnya jauh lebih enak brv dibanding xpander menurut saya, gatau yg baru ini gimana karena lbm pernah test drive baik yg brv maupun xpandernya, karena yg fl 2021 udh pake cvt, gak pake 4 at konven lg hehehe
wow, BRV old gen pun lebih enak dari xpander 4AT ya? saya belum pernah nyetir BRV lama. ya keunggulan Honda masih mutlak, jago di urusan enak dipake. agak mirip Nissan yang bantingan enak nyaman pas nyaris di segala kondisi.
Pboyz97
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3682
Joined: 09 Oct 2016, 22:14
Location: East Jakarta
Daily Vehicle: ANKI G Diesel AT 2018

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Pboyz97 »

kunaskun wrote: 20 Mar 2022, 20:43

wow, BRV old gen pun lebih enak dari xpander 4AT ya? saya belum pernah nyetir BRV lama. ya keunggulan Honda masih mutlak, jago di urusan enak dipake. agak mirip Nissan yang bantingan enak nyaman pas nyaris di segala kondisi.
yes, rasa nyetir dan handlingnya gak kaya bawa mobil gede, kaya bawa mobil kecil kaya jazz or brio aja :big_biglaugh: , perpindahan cvtnya pun sigan dan smooth + tarikan bawahnya jauh lebih responsif daripada xpander 4AT saya yg kedodoran diputaran bawah wkwkwk , cuma ya minus di bq, interior quality dan peredamannya yg agak kurang aja wkkw
Past:
2006 yaris/2009 GE8/2010 CRV/2013 CX5/2017 Xpander/2019 yaris /2015 avanza/2017 avanza/ 2018 avanza/2021 avanza/2018 CX5/2018 VRZ/2018 HRV
Now:
2019 CRV/2018 RX300/2018 ANKI
User avatar
Suryaputra
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 4398
Joined: 30 Apr 2013, 14:10
Location: Bandung
Daily Vehicle: L15Z1

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Suryaputra »

Pboyz97 wrote: 20 Mar 2022, 22:09
kunaskun wrote: 20 Mar 2022, 20:43

wow, BRV old gen pun lebih enak dari xpander 4AT ya? saya belum pernah nyetir BRV lama. ya keunggulan Honda masih mutlak, jago di urusan enak dipake. agak mirip Nissan yang bantingan enak nyaman pas nyaris di segala kondisi.
yes, rasa nyetir dan handlingnya gak kaya bawa mobil gede, kaya bawa mobil kecil kaya jazz or brio aja :big_biglaugh: , perpindahan cvtnya pun sigan dan smooth + tarikan bawahnya jauh lebih responsif daripada xpander 4AT saya yg kedodoran diputaran bawah wkwkwk , cuma ya minus di bq, interior quality dan peredamannya yg agak kurang aja wkkw
Buat dalam kota seruntulan emg jauh lbh enak lio/brv

Tp klo di tol lurus, bw xpander lbh relax krn NVH ok punya.
*Colek me if I'm wrong
AbdulHakim
Full Member of Senior Mechanic
Full Member of Senior Mechanic
Posts: 387
Joined: 22 Mar 2021, 06:59
Location: Indonesia

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by AbdulHakim »

btw, 3rd rownya apakah "cukupan" buat adult yg tingginya 165-170 cm?
mnrt saya all new brv ini masuk kategorinya LMPV Honda.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Pboyz97 wrote: 20 Mar 2022, 22:09 yes, rasa nyetir dan handlingnya gak kaya bawa mobil gede, kaya bawa mobil kecil kaya jazz or brio aja :big_biglaugh: , perpindahan cvtnya pun sigan dan smooth + tarikan bawahnya jauh lebih responsif daripada xpander 4AT saya yg kedodoran diputaran bawah wkwkwk , cuma ya minus di bq, interior quality dan peredamannya yg agak kurang aja wkkw
wow menarik ya, pantesan yang sekarang pun enak ya. ya soal interior dan peredaman memang khasnya Honda juga kan, karena tau yang beli itu duduknya di luar bukan di dalem :big_biglaugh:
AbdulHakim wrote: 21 Mar 2022, 08:32 btw, 3rd rownya apakah "cukupan" buat adult yg tingginya 165-170 cm?
mnrt saya all new brv ini masuk kategorinya LMPV Honda.
kalau sekedar "yg penting muat" si oke.
kategorinya bukan LMPV, seingat saya masuknya LSUV. sekelasnya Rush Terios, Xpander Cross, Suzuki XL7. biarpun buat saya memang mestinya crossover mpv, tapi ya zaman sekarang kan sulit kategorisasi berdasarkan bentuk atau model. lebih cocok di harga.
Mercer29
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 40
Joined: 06 Nov 2017, 09:46

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by Mercer29 »

Ini sepertinya berarti BR-V baru ini soal peredaman suara termasuk cukup bagus, cuma kurang dampening untuk suara hujan aja kali ya? :big_think:

Kalo misal di kondisi normal tanpa hujan bisa kurang lebih menyamai Xpander ya berarti udah bagus dong harusnya, udah improvement jauh dari Mobilio.
2021 W101RE LBVFJ Non

2022 SM-S906E
2021 OMEN 15-EK0044TX
YanuarS
Full Member of Junior Mechanic
Full Member of Junior Mechanic
Posts: 81
Joined: 26 Jan 2016, 09:24

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by YanuarS »

saya indent 1 ekor BRV buat gantiin mobil Bini. Setelah test drive BRV dan Xpander facelift, akhirnya diputuskan SPK BRV. Kesan yang didapatkan, untuk built quality, masih bagusan Xpander. demikian juga Vibe dari interiornya, lebih wah dan berkesan di Xpander. untuk kenyamanan, lebih nyaman Xpander facilift sedikit, terutama di kekedapan suara dan bantingan suspensi. Tapi Xpander lebih limbung untuk bermanuver, dan tarikan mesin lebih terasa punchy BRV (biarpun rubbe rband effect dari CVT masih juga terasa di BRV).
Karena bini terbiasa bawa All new Xtrail, begitu nyetir BRV langsung suka karena relative tidak limbung untuk manuver (maklum rute ke sekolah anak termasuk padat dan sering berbarengan dengan truck container, kebutuhan manuver mobilnya lumayan). Sementara, Xpander tarikannya lebih lelet, dan limbungnya hampir sama dengan Xtrail.
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

Mercer29 wrote: 23 Mar 2022, 11:12 Ini sepertinya berarti BR-V baru ini soal peredaman suara termasuk cukup bagus, cuma kurang dampening untuk suara hujan aja kali ya? :big_think:

Kalo misal di kondisi normal tanpa hujan bisa kurang lebih menyamai Xpander ya berarti udah bagus dong harusnya, udah improvement jauh dari Mobilio.
yang jelas dari BRV lama si bedanya langit dan bumi :big_biglaugh:
YanuarS wrote: 23 Mar 2022, 13:36 saya indent 1 ekor BRV buat gantiin mobil Bini. Setelah test drive BRV dan Xpander facelift, akhirnya diputuskan SPK BRV. Kesan yang didapatkan, untuk built quality, masih bagusan Xpander. demikian juga Vibe dari interiornya, lebih wah dan berkesan di Xpander. untuk kenyamanan, lebih nyaman Xpander facilift sedikit, terutama di kekedapan suara dan bantingan suspensi. Tapi Xpander lebih limbung untuk bermanuver, dan tarikan mesin lebih terasa punchy BRV (biarpun rubbe rband effect dari CVT masih juga terasa di BRV).
Karena bini terbiasa bawa All new Xtrail, begitu nyetir BRV langsung suka karena relative tidak limbung untuk manuver (maklum rute ke sekolah anak termasuk padat dan sering berbarengan dengan truck container, kebutuhan manuver mobilnya lumayan). Sementara, Xpander tarikannya lebih lelet, dan limbungnya hampir sama dengan Xtrail.
wah bikin makin penasaran dengan Xpander CVT :ungg:
topiqfurqan
Member of Junior Mechanic
Member of Junior Mechanic
Posts: 52
Joined: 28 Mar 2017, 20:05

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by topiqfurqan »

Mercer29 wrote: 23 Mar 2022, 11:12 Ini sepertinya berarti BR-V baru ini soal peredaman suara termasuk cukup bagus, cuma kurang dampening untuk suara hujan aja kali ya? :big_think:

Kalo misal di kondisi normal tanpa hujan bisa kurang lebih menyamai Xpander ya berarti udah bagus dong harusnya, udah improvement jauh dari Mobilio.
lumayan bagus om, dari kolong kecuali pas lewat jalan beton mayan senyap
tapi sura motor masih masuk kalo pas disamping mobil, ini berarti kurang peredam pintunya kayaknya ya

yang saya alamin, pas ujan mobil jalan, lebih kedengeran suara dari kaca depan daripada dari atap
kunaskun
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 3599
Joined: 26 Mar 2007, 15:16

Re: Short Review: Honda BRV 2022 Prestige Honda Sensing in White

Post by kunaskun »

topiqfurqan wrote: 24 Mar 2022, 20:52 lumayan bagus om, dari kolong kecuali pas lewat jalan beton mayan senyap
tapi sura motor masih masuk kalo pas disamping mobil, ini berarti kurang peredam pintunya kayaknya ya

yang saya alamin, pas ujan mobil jalan, lebih kedengeran suara dari kaca depan daripada dari atap
mirip Rocky, kocak juga, lebih berasa tetesan hujan di kaca depan dan kiri kanan daripada atap atau luar, apalagi kalau model hujan deras yang butirannya gede dan berat :upss: kayanya kacanya ditipisin :big_slap:
Post Reply