Alternative Transportasi

Forum untuk mengobrol hal-hal bebas.
Bisa dibuka oleh visitor dan member.

Moderators: F 272, b8099ok, ginting, FRD, artoodetoo, y_anjasrana

User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

Sehubungan dengan naiknya harga BBM, diskusi-2 selama ini berkisar Harga BBM, Fuel Efficiency/Consumption, memilih oktan 88 yang mendapat subsidi untuk rakyat kecil atau memilih oktan 92/98 untuk masyarakat lainnya.
Terlepas dari itu semua, selama dua minggu kemarin, saya mencari solusi alternative dengan menggunakan kendaraan umum. Menggunakan kendaraan pribadi mempunyai kebebasan jam berangkat, rute perjalanan dan mengatur waktu tiba. Kendaraan umum yang waktunya tertentu harus dipelajari sehingga mendapatkan jadwal yang sama dengan apabila menggunakan kendaraan pribadi.

Hari pertama :
Pagi
Pakai Ojek ke Stasiun Depok Rp.5.000,- Menggunakan Kereta Ekspres Depok - Jakarta (Kota). Berangkat 0630, Tiba 0705 Rp.9.000. Dan melanjutkan perjalanan menggunakan Kereta Benteng Semi Ekspres, berangkat jam 0800, tiba di Stasiun Rawa Buaya 0829 Rp. 5.000. Jalan kaki ke Kampus Tiba 0915... Terlambat banyak sekali. Bisa naik angkot Rp.2.000,- tetapi karena rush hour... jalanan tetap macet... tidak banyak berbeda.

Sore
Jalan kaki ke Stasiun Rawa Buaya Tiba jam 1505, tetapi KRL lebih cepat dari jadwal yang seharusnya 1517.. Bisa teratasi apabila meninggalkan Kampus lebih cepat lagi yaitu 1430.
Jadi alternativenya, naik angkot ke perempatan Cengkareng Rp.2.000 lalu pakai PATAS 81 dengan rute Kali Deres-Grogol-Slipi-Pasar Minggu-Depok.Rp.6.000,-

Pagi sudah terlambat, pulang mau lebih cepat... Penghematan yang dilakukan tidak sebanding dengan gaji yang dipotong.. Mungkin kalau ditotal penghematan dan pemotongan, akan sama dengan apabila menggunakan kendaraan pribadi.

Hari berikutnya naik bis PATAS 81 ke IIMS... Bis masuk Tol. Seharusnya keluar di KomDak. Tetapi karena macet sekali dan hanya saya yang akan turun,saya mengalah bis keluar di depan pintu gedung MPR/DPR. Terpaksa jalan kaki ke IIMS... Lumayan panas yach hehheeeee.... Rp..6.000.
Karena mampir ke Ratu Plaza, pulangnya jadi pada saat macet sekali. Karena teman saya pulangnya ke Serpong, terpaksa saya pulang naik Taksi ke Depok.. Rp.85.000 + Tips Rp.15.000

Jum'at 18/07 pagi , naik bis Deborah jam 0515 dari Depok-Pondok Indah-Jalan Panjang-Daan Mogot dan tiba di perempatan Cengkareng 0645. Rp.6.500. Lalu naik angkot Rp.2.000,-
Sore, naik kereta dari Rawa Buaya (kali ini tepat waktu) 1517. Sampai St. Jakarta Kota 1544. Lalu berangkat lagi 1624 dan tiba di Depok 1700. Rp.9.000

Senin 21/07... Sore terjadi kehebohan. Ada sekring KRL yang meledak di depan Uni Pancasila dan ada kereta yang keluar rel di antara St. Depok Baru dan St. Depok Lama. Akibatnya rel yang digunakan hanya satu jalur.. dan semua kereta terlambat. Saya terpaksa turun di UI dan minta jemput istri.

Selasa 22/07..pagi, naik bis Deborah.. sampai Kampus berjalan lancar.
Pulang juga naik kereta Depok Ekspres... berjalan lancar..
Coba jalan kaki dari Stasiun ke rumah 30 menit.

Rabu 23/07.. pagi naik kereta ekonomi Rp.1.500. Ada yang istilahnya "kereta balik" di jadwal ke 3 yaitu sekitar jam 0520. Meskipun tidak duduk, tetapi sangat lenggang. Tidak pakai AC, tetapi angin cukup segar.
Turun di St. Juanda, lalu pindah naik Trans Jakarta arah Kali Deres. Karena masih pagi, ongkosnya Rp.2.000,-. Turun di Perempatan Cengkareng dan seperti biasa,naik angkot. Tiba di Kampus tepat jam 0700.
Sore hari, pulang pakai bis Deborah. Turun depan gerbang Pesona Khayangan.. jalan kaki kerumah hanya 10 menit.

Kamis 24/07.. sama naik kereta ekonomi "balik" + trans jakarta.
sore.. pulang bertiga dengan teman naik Benteng Ekspres dan Depok Ekspres.
Semua berjalan lancar.

Jum'at 25/07...Pakai kendaraan pribadi... pagi jam seperti biasa.. sore coba membandingkan... jam sudah ada di Tanjung Barat, kalau naik kereta masih di St. Jakarta Kota.

Kesimpulan...
1. Untuk mendapatkan jadwal yang tepat, harus pintar-2 cari alternative kendaraan umum. Jangan terpaku pada satu jenis... misalnya KRL--- KRL lagi.. karena bisa KRL + Trans Jakarta.
Kalau jadwal KRL Ekspres terlalu siang, bisa juga KRL Ekonomi yang tidak terlalu padat.
2. Resiko.. apabila terjadi kehebohan. Kalau jam pulang.. mungkin tidak terlalu khawatir. Tetapi kalau jam berangkat pagi.. dan berhenti di tengah jalan... mau-tidak mau harus ganti Taksi untuk mengejar waktu. Sebenarnya naik kendaraan pribadi juga bisa terjadi... tetapi kalau berangkat subuh... relative lebih sedikit lah.
3. Pulang kerja, tidak usah bikin janji ngopi-2 deh. Langsung pulang ajah... heheheeee...

Dengan sedikit mengurangi kegiatan bidang otomotif, dampaknya akan banyak juga misalnya :
1. Tidak beli prenik-2 mobil,
2, Tidak beli majalah...mobil, karena ada alternative internet juga.
3. Tidak tertarik dengan modifikasi-2...
4. Mobil dirumah hanya untuk very-very important purpose... jadi service lebih jarang, ban lebih hemat dsb...dsb....

Sementara ini saja dulu yang bisa saya bagi dengan teman-2 sehubungan dengan penghematan BBM.
Kalau ada yang mau berbagi juga... silahkan...

Salam Hormat untuk teman-2 semua....
Dari Solo ke Oslo
Image
Risol1
Full Member of Mechanic Engineer
Full Member of Mechanic Engineer
Posts: 5870
Joined: 05 Jul 2007, 11:21

Re: Alternative Transportasi

Post by Risol1 »

Sama dengan Pak Eljepe: Baru pindah kerja ke downtown dan rumah di burb, jadi harus coba2 mode transportasi mana yg lebih efisien dan lebih murah
Mobil pribadi Vs Kereta.

Seminggu pertama kerja selalu naik mobil pribadi karena udah terbiasa naik mobil pribadi dan males pindah ke angkutan umum:
Berangkat dari rumah jam 7.30 pagi sampe kantor jam 8.15-an (jarak sekitar 28 miles atau 45km)
Pulang berangkat sekitar jam 5 sore sampe rumah sekitar 6.40 karena macet. Jarak sama.
Total cost per hari:
1. Bensin (FC 1liter:7.5km, seliter premium oktan 92: $1.16) sehari mengkonsumsi: (90km/7.5)X$1.16 = $13.92
2. Parkir gedung = $15, disubsidi kantor 50%, jadi total: $7.5
3. Service maintenance mobil per 5000km: Dengan 1 hari kerja kira2 menempuh 90km, maka maintenance akan dilakukan sekali setiap 55 hari kerja. Asumsi sekali maintenance menghabiskan rata2 $300 (asumsi dihitung dari history rata2 cost yg dikeluarkan), maka costnya per harinya: 1/55X$300 = $5.45
Jadi total biaya perhari jika menggunakan mobil ke kantor adalah: $13.92 + $7.5 + $5.45 = $26.87
Biaya diatas belum menghitung biaya2 siluman akibat stress di jalan, kemungkinan penambahan2 accessoris mobil supaya engga bosen di jalan, kemungkinan naiknya premi asuransi, dll.....

Menggunakan kereta:
berangkat dari rumah jam 7.15 pagi ke stasiun kereta (5.5km). Kereta express berangkat jam 7.37 tepat, sampe Union Station jam 8.25 tepat. Jalan kaki sekitar 5 menit ke kantor.
Total cost perhari:
1. Bensin (FC 1liter:7km karena engga pake highway, seliter premium oktan 92: $1.16) sehari mengkonsumsi: (11km/7)X$1.16 = $1.82
2. Tiket kereta express (tiket bulanan $127): $127/20 hari kerja = $6.35
3. Parkir di stasiun kereta (tiket bulanan $25.5): $25.5/20 hari kerja = $1.28
4. Service maintenance mobil per 5000km: Dengan 1 hari kerja kira2 menempuh 11km, maka maintenance akan dilakukan sekali setiap 454 hari kerja. Asumsi sekali maintenance menghabiskan rata2 $300 (asumsi dihitung dari history rata2 cost yg dikeluarkan), maka costnya per harinya: 1/454X$300 = $.66
Jadi total biaya perhari jika menggunakan kereta ke kantor adalah: $1.82 + $6.35 + $1.28 + .66 = $10.11
Santai, tinggal duduk dan nyampe. Kereta Full AC dan bersih

TOtal penghematn per hari: $26.87 - $10.11 = $16.76!!!!
per bulan: $16.76X20 hari kerja = $335.2
per tahun: $16.76X250 hari kerja = $4,190
Penghematan tsb juga belum termasuk lebih kecilnya kemungkinan kecelakaan, tapi memang kenyamanan untuk mampir2 direduksi.

kesimpulannya, udah 2 bulan ini naik kereta terusssss....... :off_good_job:
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

Sebetulnya kalau pemerintah memang betul mau memihak rakyat, mengurangi konsumsi BBM dsb, bisa konsentrasi dengan merapihkan moda transportasi ini lho...
Masalahnya pemerintah masih senang dengan jargon-2 : BLT, Subsidi..Lihat kampanye di TV : yang ditonjolkan "jalan bersama rakyat", "kasih bingkisan ke rakyat". Supaya kelihatan kalau pemerintah memperhatikan rakyat..padahal itu semua... (apa ya??).
Kalau memang niat membantu rakyat kecil, bikin saja sekolah dan guru yang bagus di desa-2. Semua rakyat kecil bisa sekolah gratis sampai SMU. Saya rasa orang kaya di kota tidak mungkin mau menyekolahkan anaknya disitu.. jadi sasaran yang namanya membantu rakyat itu tepat sekali.

Iya deh... siapa lagi nih... yang mau ber pindah transportasi...

(sedang cari-2 Avatar dan signature yang cocok nih...)
Dari Solo ke Oslo
Image
MitshuToyo
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1258
Joined: 21 Jan 2008, 22:00

Re: Alternative Transportasi

Post by MitshuToyo »

€lj€p€ wrote:Sebetulnya kalau pemerintah memang betul mau memihak rakyat, mengurangi konsumsi BBM dsb, bisa konsentrasi dengan merapihkan moda transportasi ini lho...
Iya deh... siapa lagi nih... yang mau ber pindah transportasi...

(sedang cari-2 Avatar dan signature yang cocok nih...)
Ikut nimbrung Om,..

Betul sekali Om LJP.. transportasi di kita emang acak adut. nurut saya udah terlambatlah untuk di benahi. Beneran ! mungkin yang paling tepat untuk jakarta hanya dibangun SubWay. atau monorail, atau apalah yang sejenis. untuk kota2 lain yang belum se akut jkt, sebaiknya mulai dari sekarang..

kebetulan saya sedang bekerja di salah satu kota di jerman. untuk transportasi umum, disini jauuh lebih effisien dari pada makai mobil sendiri. Di sini saya memakai ticket tahunan proficard, tapi bayar bulanan. kalau di rupiahkan mungkin hanya sekitar 750-an rb rupiah (54 Euro).
Dengan harga segitu saya udah bisa naik apa pun, mulai dari S-Bahn (Schnell Bahn, kereta cepat), U-Bahn ( Subway,bawah tanah), Bus, sampai kapal very, 24 jam, sebulan penuh hilir mudik kayak orang gila juga udah gak bayar lagi.
koneksi antar moda transportasi jg sudah sangat sempurna (www.HVV.de). bila akhir pekan,sabtu-minggu (Wochenende), saya juga bisa bawa 4 orang untuk tujuan kemanapun dalam kota.. yang udah ke sini pasti tahulah..

Tapi mending terlambat dari pada tidak sama sekali. saya bilang terlambat karena untuk jerman aja membangun U bahn pertama tahun 1900 an. Beda satu Abad dengan kita !. itupun kalau kita mulai bangun sekarang. soalnya butuh 10-15 tahun untuk konstruksi SubWay tergantung panjang track.
Selain itu, disini di kondisikan biaya merawat & punya mobil suangat tinggi. Pajak pertahun kl dirupiahkan bisa sampai 15 jt (Plus asuransi). kemarin temen saya ngeluh pengen buang mobil. Tapi itupun gak gampang katanya. soalnya untuk membuang mobil aja harus membayar 150 euro. mobilnya VW golf lama. Otomatis dengan biaya yang gak masuk akal, orang lebih suka makai angkutan umum yang jauh lebih effisien.

sekarang bandingin dengan istri saya yang sekarang masih di indo. Istri tiap hari dari bekasi ke kantor di daerah Tamrin. untuk naik KRL express aja perbulanya udah hampir 1 jt !!. Boros habis.. belum lagi kalau coba pindah jalur. pasti nambah lagi biaya angkot, kopaja,ojek.. dll..

Ke kantor pake Mobil ?? sama sekali gak kepikiran. pasti capek, & habis waktu di jalan. bahan bakar dibuang percuma karena macet.. dulu pas masih tinggal dekat kebon jeruk, masih bisalah hampir tiap hari makai. waktu itu juga BBM masih murah..
asal tahu aja,kadang kita nyalah2in motor. tapi sebenarnya mereka yang berangkat bekerja naik motor adalah orang yang paling effisien. mungkin sehari cuma habis 10 RB P-P ke kantor untuk BBM.

kalau saya jalan dari pasar mingu ke arah depok, yang sangat saya benci adalah persilangan jalan & kereta itu pak LJP. ada satu persilangan sebelum UI. tapi bikin macetnya sampai pintu tol pasar minggu..
kenapaaaa pemerintah gak naikin rel nya aja ???? (Pokoknya benci banget deh, kalau inget itu). udah tahu kalau KRL hampir lewat 10 menit sekali. kenapa gak ada usaha untuk memperbaiki ini ?
Bukankah Depok dan sekitarnya akan terus membengkak kedepannya ? seharusnya, rel kereta di naikin sepanjang dalam kota. kendaraan lain yang ngolong di bawahnya. di jamin macet habis tuh.. sebel gua..
Lagi nginjek rem..
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

Yang anda maksud penyeberangan rel itu yang mana ya... karena sekarang yang masih menyeberang rel hanya mereka yang dari arah selatan (depok) menuju ke timur (masuk tol atau kampung rambutan).
Arah dari Timur ke Barat dan sebaliknya sudah ada jalan layang sehingga tidak perlu menyeberang rel lagi.

OOT mengenai Signature :
Sekitar 20 tahun yang lalu, di Ina yang pakai CATIA rasanya cuma IPTN (sekarang pt.DI). Ada teman saya yang anaknya dikasih nama CATIA.
Anda masuk di Planologi atau Public Transportation. Kelihatannya harus cepat kembali nih..karena kebetulan pak gubernur DKI lulusan Jerman juga. Jadi ide-2 pasti bisa nyambung.

Steve Vai itu orang Indian mana ya... Amerika Utara atau Amerika Latin ? Kok ya kebetulan di kampus juga ada yang sedang mabok Steve Vai...Tiap hari pasang DVD nya SV. Sebetulnya nama ini masih baru untuk saya, Gitaris yang saya kenal di jaman saya Jeff Beck, Joe Satriani, Eric Clapton, Jimmy Hendrix...

Kalau Dream Theater itu khan progressive rock jaman peralihan dari jaman saya ke jaman yang baru.
Untuk melengkapi koleksi musik... apakah sudah pernah mendengar "My Life in the Bush of Ghosts". Karya David Byrne and Brian Eno.. album ini top banget juga.
http://bushofghosts.wmg.com/listen.php

Wah kalau mendengarkan Recitation yang audiophile di audio system yang high end juga.. rasanya seperti apa ya.... bening sekali pastinya.
Saya pernah mendengarkan "degung" (lagu tradisional sunda) di cyrus tuner saya... buening sekali.

Iya deh... selamat ber weekend di Jerman... hihihihi sepi sekali khan heheheeee...
Salam Hormat

ljp
Dari Solo ke Oslo
Image
MitshuToyo
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1258
Joined: 21 Jan 2008, 22:00

Re: Alternative Transportasi

Post by MitshuToyo »

€lj€p€ wrote:Yang anda maksud penyeberangan rel itu yang mana ya... karena sekarang yang masih menyeberang rel hanya mereka yang dari arah selatan (depok) menuju ke timur (masuk tol atau kampung rambutan).
Arah dari Timur ke Barat dan sebaliknya sudah ada jalan layang sehingga tidak perlu menyeberang rel lagi.

OOT mengenai Signature :
Sekitar 20 tahun yang lalu, di Ina yang pakai CATIA rasanya cuma IPTN (sekarang pt.DI). Ada teman saya yang anaknya dikasih nama CATIA.
Anda masuk di Planologi atau Public Transportation. Kelihatannya harus cepat kembali nih..karena kebetulan pak gubernur DKI lulusan Jerman juga. Jadi ide-2 pasti bisa nyambung.

Steve Vai itu orang Indian mana ya... Amerika Utara atau Amerika Latin ? Kok ya kebetulan di kampus juga ada yang sedang mabok Steve Vai...Tiap hari pasang DVD nya SV. Sebetulnya nama ini masih baru untuk saya, Gitaris yang saya kenal di jaman saya Jeff Beck, Joe Satriani, Eric Clapton, Jimmy Hendrix...

Kalau Dream Theater itu khan progressive rock jaman peralihan dari jaman saya ke jaman yang baru.
Untuk melengkapi koleksi musik... apakah sudah pernah mendengar "My Life in the Bush of Ghosts". Karya David Byrne and Brian Eno.. album ini top banget juga.
http://bushofghosts.wmg.com/listen.php

Wah kalau mendengarkan Recitation yang audiophile di audio system yang high end juga.. rasanya seperti apa ya.... bening sekali pastinya.
Saya pernah mendengarkan "degung" (lagu tradisional sunda) di cyrus tuner saya... buening sekali.

Iya deh... selamat ber weekend di Jerman... hihihihi sepi sekali khan heheheeee...
Salam Hormat

ljp
Wah.. Om LJP ni ilmunya luas sekali. Mahasiswanya pasti beruntung nih,.. hehehe

Mungkin bukan persilangan kali ya ? lebih tepatnya putaran balik. mungkin sekitar lenteng agung sebelum atau sesudah universitas pancasila (?). kalau gak salah ada kok untuk muter balik yang nyebrang rel. nah itu tuh,.. biang kemacetan.

Jawaban OOT :

Betul pak.. PT DI emang memakai CATIA dari dulu,sejak versinya masih 4. untuk software analysisnya mereka pake MSC NASTRAN. Salah satu pelopor software ini di PT DI dulu, sekarang bekerja dengan saya disini hehehe..
O ya..mungkin rekan SMers belum banyak tahu kalau Honda New Jazz and Stream, untuk bangun DMUnya makai software ini. Bahkan sebagian dilakukan di honda karawang lho..
dan buat bocoran ke SMers nih, untuk design honda itu surfacenya sangat ketat. Mereka tidak mau ada fillet di sudut pertemuan kurva atau garis. mereka pengen semua tangen radius, alias surface class A. Liat design civic euro :

Image


saya malah belum nemu satu artikelpun tuh Om, si Vai itu indian apa tidak. yang jelas dia lahir di amrik. yuniornya Joe satriani.. sering ngadain konser 3G bareng, dengan satu gitaris lainnya ganti2, a.l. john petruci, Eric johnson, Yngwie Malmsteen. Saya dulu nunggu2 kapan dua gitaris ini akan diadu sepanggung dengan Yngwie Malmsteen. soalnya mereka punya fans yang fanatik2.
Yngwie dari dulu terkenal dengan master ´shred´, ada yang nyebut ´His fingers are moving without shadow´. Vai ada yang nyebut master ´tapping´(Kayak iwan bahlawan yang dari bali, mainya pakai tapping).
Akhirnya jadi juga mereka live bareng di konser 3G Denver.. Luar biasa.. masih saya simpan itu dvd nya.
coba bandingin style mereka,mungkin Om LJP udah pernah liat2 sebagian video ini :
Joe : http://www.youtube.com/watch?v=hAY3WeZo ... re=related
Yngwie : http://www.youtube.com/watch?v=WpDblDia5TE
Eric Johnson ini yang saya jg suka banget, tapi aksi panggungnya kurang, hehehe : http://www.youtube.com/watch?v=XRFaf4k6cZg

kalau brian eno itu cenderung techno musik2nya ya Om ? hehehe.. maklum nih kita kan angkatan muda.. hihihi..

kalau recitation itu jg favorit saya pas gundah hati.. :) pakai earphone senheiser udah bening banget..

wah, saya yang harus salam Hormat Om,.. baru kepala 3 ney.. :e-pray:
Lagi nginjek rem..
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

OOh yang itu maksudnya, didepan Sekolah Sos Pol... iya saya tahu...

Iya si VAI itu orang Indian... (hasil ngobrol dengan teman di kampus)... Kebetulan saya ada 1 CD musik ethnic dari Indian PERU... saya perhatikan kadang ada kemiripan dengan musik yang dibawakan oleh VAI.
Di keluarga saya, yang gitaris ialah keponakan yang tinggal di states. Dia sahabat baiknya Dewa Budjana (gitaris GIGI). Disana dia banyak membantu band-2 Ina supaya bisa main di ROXY, Troubadour, etc.
Tentunya anda juga punya CD Threesome : Dewa Budjana, Tohpati dan Iwan Bahlawan. Kalau belum punya, nanti saya kirim.
Iya deh... sementara itu dulu...

Didunia ini kita harus saling menghormati... tua-muda, muda-tua... karena jaman sekarang dengan perkembangan ilmu begitu cepat,, yang tua juga harus belajar dari yang muda...

Salam Hormat,

ljp
Dari Solo ke Oslo
Image
User avatar
doq
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 9503
Joined: 10 May 2008, 19:09
Location: jkt-bdg-jkt-bdg definitely

Re: Alternative Transportasi

Post by doq »

wah....beruntung skali ya oom2 yg ada di LN....bsa menikmati mass tranport dg nyaman......saya salut sm oom eljepe yg ngebela2in pk mass transport walaupun jauh dr kata nyaman....

sy sendiri semenjak kenaikan bbm oktober 2005 udah g pernah pk yg namanya mass transport......karena hitung2an sy cost yg harus d keluarkan tdk sebanding dg kenyamanan n kebebasan bepergian.....waktu itu masih pk motor.....sekarangpun masih pk motor utk hal2 yg tdk terlalu membutuhkan mobility yg jauh.....

memang cara satu2nya utk menekan penggunaan kendaraan pribadi ya d mulai dr pembenahan mass transport......busway bs jd awal yg bgs walau awalnya banyak tentangan... :ungg:
Lets behave ourself
NO tolerance on SARA, Personal issue, Spam
WE are watching
Image

Click here to call Moderator
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

program2 yg akan saya terapkan kalau saya nanti jadi maju sebagai kandidat presiden...adalaaaaah....


halah!...lagi2 gw malah mau kampanye....
nggak jadi ah.....
heuehehehe...
lanjut....
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
avansa
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2135
Joined: 27 Nov 2005, 06:47
Location: Purwokerto

Re: Alternative Transportasi

Post by avansa »

himbao rakyatnya pakai motor semua OM...Kalau perlu galakan naik sepeda ke tempat kerja...nah baru hebat.
Image
User avatar
abrof
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 949
Joined: 24 May 2008, 18:07

Re: Alternative Transportasi

Post by abrof »

Enak ya klo di jkt moda transportasi umum banyak alternatifnya, klo di makassar sini cuman angkot dan bis kota (yg jarang2 ada).
Ini pengalaman gw naik angkot, berangkat sih dianter sopir, pulang naik angkot 2 kali nyambung, cuman ngetemnya itu yg gak kuat perjalanan 40 menit bisa jadi 90 menit.
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

loh...bukannya di makassar nggak ada angkot bro ?
adanya PT. PT.
...... heuehehhe

...... :ngacir:
lanjutt...
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

oh, mau nge-report bentar...

tadi siang, gw ke tempat kawan yg rumahnya (kompleks perumahan) di seputar statiun kereta Cilebut.
akses mobil:
-pintu tol Sentul Sirkuit, jln raya cibinong-bogor, pemda cibinong, stsiiun Bojong Gede, lalu stasiun Cilebut...atau
-pintu tol Baranang Siang, Jl raya Kedunghalang, lalu masuk jalan "arteri" stssiun Cilebut.
"arteri"nya itu, baik masuk dr kedua sisi itu: sempit pas-pas papasan mobil, ckp penuh angkot (khas bogor), & berlubang2.. (kl di KalSel dbilang: jalan sakit).
selama sekitar 20-30 menit....mgkin kl lewat stasiun (sekaligus pasar) BojongGede, lalu macet, bisa menjadi 1 jam.

nggak kebayang, bila kawan2 disana bawa mobil sendiri utk ke kantor, tiap hari..... pasti capeeeek banget...
dan kebutuhan akan BBM, plus tol, pastilah sedemikian besar.
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
abrof
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 949
Joined: 24 May 2008, 18:07

Re: Alternative Transportasi

Post by abrof »

iya sih yg ada "sambar goreng" pete-pete he..he...
Ngomong2 pernah coba minjam motor ke kantor, wah....yg ada malah lebih tegang daripada naik mobil...eh bro andy lama di makassar ya..
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

wah,...tegangnya bukan krn takut, kali...tapi tegang krn nahan marah2...hehehehe

enggak bro, gw blm pernah tinggal di makassar .....cuma sekali2 aja main kesana...
ada kawan baik gw yg di mustika mulia, racing centre...mendekat ke panakukkang.
tinggal daerah mana bro ?
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

andy1800 wrote:oh, mau nge-report bentar...

tadi siang, gw ke tempat kawan yg rumahnya (kompleks perumahan) di seputar statiun kereta Cilebut.
nggak kebayang, bila kawan2 disana bawa mobil sendiri utk ke kantor, tiap hari..... pasti capeeeek banget...
dan kebutuhan akan BBM, plus tol, pastilah sedemikian besar.
Mas Andy, saya pernah tuh naik kereta kerumah teman di perumahan dekat stasiun Cilebut.. Jangan-2 teman kita sama nih... yang perempuan, dosen di tempat saya, suaminya... kerja di SPEEDY. Jadi masih ada kaitan dengan telekomunikasi. Jangan-2 dia pegawainya mas Andy...juga..
Mereka berdua kerja naik kereta. Motor ditinggal di stasiun.
Dari Solo ke Oslo
Image
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

hehehehe....bisa aja bro €lj€p€ nih...
bukan om....temen saya itu blm lama kok, kredit rumah di sana... blm ada setahun.... di kompleks Pesona Cilebut, seberang stasiun, persis.

suami istri bekerja di kantor yg sama (bidang sub-contractor telekomunikasi)... bukan di (Telkom) speedy.
ya, mereka hampir selalu naik KRL ke kantor.... krn cuma dekeeet sekali dg stasiun, jadi hanya perlu berjalan kaki.
mereka mendapat jatah mobil operasional kantor, tapi (karena BBM ditanggung sendiri, maka) hanya mereka pergunakan sesekali saja...

tadi siang, kami kan ramai2 kesana....berbarengan 6 mobil... dan hampir semuanya berkomentar spt yg saya kemukakan itu:
benar2 akan capek sekali, kalau pakai mobil sendiri tiap hari... dan kebutuhan BBM dan tol, besar sekali.
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
abrof
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 949
Joined: 24 May 2008, 18:07

Re: Alternative Transportasi

Post by abrof »

andy1800 wrote:wah,...tegangnya bukan krn takut, kali...tapi tegang krn nahan marah2...hehehehe

enggak bro, gw blm pernah tinggal di makassar .....cuma sekali2 aja main kesana...
ada kawan baik gw yg di mustika mulia, racing centre...mendekat ke panakukkang.
tinggal daerah mana bro ?
Ya campur2 kadang takut karena itu motoris ngawurnya minta ampun, kadang marah klo di bel gak denger,...
itu racing centre rute sehari2 klo lg bawa mobil, gw tinggal di Dg Tata
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

o..Dg Tata....ic
sygnya gw dah jarang kesempatan maen ke UPG lagi


...................
oiya, nambah sedikit trivia, ttg perjalanan ke Cilebut. tadi siang
beriringan 6 mobil lewat jalan berlubang2 itu.... ada satu kawan yg lbh tau daerah itu dibanding yg lain.
makanya, dia kita daulat menjadi ujung tombak di depan.....tapinya,
eh, dia malah ngacir... lobang2nya dia libas saja...

krn, dia pake Pug 405 STi
dan 5 mobil dibelakangnya?.... semuanya Toyota's.... tiap lobang, pasti "berhenti" dulu....
heuheheheh.

:angel:
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
abrof
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 949
Joined: 24 May 2008, 18:07

Re: Alternative Transportasi

Post by abrof »

andy1800 wrote:wah,...tegangnya bukan krn takut, kali...tapi tegang krn nahan marah2...hehehehe

enggak bro, gw blm pernah tinggal di makassar .....cuma sekali2 aja main kesana...
ada kawan baik gw yg di mustika mulia, racing centre...mendekat ke panakukkang.
tinggal daerah mana bro ?
Tegang marah dan juga tegang ngeri juga liat betapa ngawurnya motoris2 di sini, takut jadi korban kesembronoan orang lain... :shrug:

Gw rute sehari2 lewat racing centre klo lagi bawa mobil, klo rumah gw di Dg Tata
User avatar
abrof
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 949
Joined: 24 May 2008, 18:07

Re: Alternative Transportasi

Post by abrof »

Sorry duoble post krn tau2 tadi malam koneksi putus....
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

Tadi sore terjadi salah satu kendala dengan KRL. Benteng Ekspres dari Tangerang - menuju St. Jakarta Kota ternayta tidak jalan.
Jadi alternative... ambil Trans Jakarta dari perempatan Cengkareng ke Stasiun Juanda. Bukan main betapa nikmatnya naik TJ di jalan Daan Mogot, Kyai Tapa, Hasyim Ashari, Hayam Wuruk, Juanda.
Kemudian naik KRL Depok Ekspres.

Rasanya sudah ketemu jadwal yang lebih nyaman.
Pagi berangkat 05:20.. KRL Ekonomi ke 3, turun di St. Juanda. Naik Trans Jakarta arah Kali Deres. Turun di simpangan Cengkareng. Ganti Angkot sampai depan kampus tepat jam 07.00

Sore pulang 15:00 Trans Jakarta ke St. Juanda.. di Stasiun ini sebetulnya ada pilihan mau naik KRL Ekonomi juga tidak terlalu penuh karena masih siang atau ya naik Depok Ekspres tetapi ikut ke St Jakarta Kota lebih dahulu..

Memang rasanya nikmat, jalan di Jakarta tanpa hambatan sama sekali.

Sepanjang jalan saya lihat-2 mobil yang saya dahului.... aneh-aneh-aneh... kok Toyota Land Cruiser Seri 200 rasanya lebih banyak dari Honda Accord terbaru, Toyota Camry bahkan Altis/Civic ya...
Wah kalau ada yang mengambil data.. menarik sekali nih...
Dari Solo ke Oslo
Image
User avatar
andy1800
New Member of Mechanic Master
New Member of Mechanic Master
Posts: 8287
Joined: 25 Mar 2008, 02:52
Location: djakarta

Re: Alternative Transportasi

Post by andy1800 »

Toyota Camry pun, lbh banyak drpd Altis.... ketika saya menanyakan kepada salespersonnya A2K... itu diiyakan.
lihat di poskota atau kompas, alphard pun biasanya lbh banyak drpd fortuner....
plus lagi: faktor kebetulan... kadangkala, dlm sehari, sekali kita liat mobil keren...maka, sepanjang hari kita akan mendapatkan keberuntungan itu berulang2

tidak menyetir sendiri juga punya advantage: lbh longgar kesempatan utk memperhatikan sekeliling...bahkan kalaupun mau nyuit2in siapa.... huehhehehe...
selain itu, faktor sugesti juga berpengaruh....did i mention that his middle name is Jeep ?...and his first name is Landcruiserduaratus ?
hahahha..... :kaboor:
LAJUR KANAN... HARAP DISTERILKAN!

Image
User avatar
€lj€p€
Member of Mechanic Engineer
Member of Mechanic Engineer
Posts: 2610
Joined: 14 Apr 2007, 22:01
Location: Kemanggisan, Jakarta Barat

Re: Alternative Transportasi

Post by €lj€p€ »

Dulu waktu gila SUV, terbayang terus pergi ke states untuk melihat-lihat SUV..bongsor disana.
Tapi kemarin, setelah SUV mulai menurun dan jarang sekali kelihatan di jalan, rasanya sudah tidak ingin lagi pergi kesana.

Sekarang lebih sering naik KRL, meskipun di states juga sempat naik KRL (METROLINK), Tetapi rasanya ingin ke Eropa. Keliling naik KRL... Atau OZ aja deh...yang transportasi dalam kotanya sudah full of KRL... dan ticketing scheme nya menarik sekali. Kelihatannya SMers belum ada yang aktif dari Oz seperti Bro MitshuToyo dari Jerman.
Kalau memperhatikan suasana stasiun dan kondisi Kereta, rasanya bisa deh kita mengejar untuk mencontoh seperti di sana.
Sekarang kita lihat dengan dilakukannya pembersihan rumah-2 sekitar rel untuk dijadikan tanaman. Pasti paling sedikit akan membuat lebih menarik. Kemudian nanti akan diterapkan sistem kartu (smart card) untuk masuk area penumpang. Rasanya akan membuat lebih nyaman. Sekarang juga untuk wilayah Jabodetabek sudah merupakan Perusahaan tersendiri (spin off) dari PT. KA Indonesia.
Saya yang biasanya menunggu di Stasiun Jakarta Kota, tadi sore waktu menunggu di Stasiun Juanda, sudah merasakan perbedaan kenyamanan karena jumlah orang yang lebih sedikit dan tidak terlalu hiruk pikuk. Ditambah lagi announcement dari petugas mengenai status posisi dari Kereta yang menuju setiap arah...membuat kita lebih nyaman.
Dari Solo ke Oslo
Image
MitshuToyo
New Member of Mechanic Engineer
New Member of Mechanic Engineer
Posts: 1258
Joined: 21 Jan 2008, 22:00

Re: Alternative Transportasi

Post by MitshuToyo »

€lj€p€ wrote: Saya yang biasanya menunggu di Stasiun Jakarta Kota, tadi sore waktu menunggu di Stasiun Juanda, sudah merasakan perbedaan kenyamanan karena jumlah orang yang lebih sedikit dan tidak terlalu hiruk pikuk. Ditambah lagi announcement dari petugas mengenai status posisi dari Kereta yang menuju setiap arah...membuat kita lebih nyaman.
---Saya baru tahu ; ternyata ada Kereta khusus dari Bekasi ke Ancol. Bayar tiket cuma 20 Rb/Org plus tiket masuk lokasi 60 Rb. Udah seperti paket wisata gitu ; dari Bekasi start jam 8 pagi, sampai Ancol sudah siap menunggu Bis jemputan untuk mengantar para penumpang Kereta keliling lokasi Ancol & Dufan.
Jam 4 sore Bus keliling lagi,menjemput penumpang ke Stasiun. Di Stasiun udah siap kereta untuk membawa mereka pulang ke Bekasi. Murah & gak capek..keretanya jg ber-AC jadi nyaman.. Anak2 sangat suka..bisa berlarian dari ujung ke ujung gerbong kereta..
Lagi nginjek rem..
Post Reply